TIPS
AC di Rumah Kotor? Ini Cara Membersihkan yang Tepat
Muhammad Syahrul Ramadhan
Minggu 13 September 2026 / 19:14
- Cara bersihkan AC rumah dapat dilakukan pada bagian dalam, seperti filter udara, evaporator, hingga kipas blower.
- Pembersihan AC disarankan dilakukan setiap tiga hingga empat bulan sekali.
- AC juga sebaiknya diservis minimal enam bulan sekali oleh tenaga profesional.
Jakarta: Kotoran yang menumpuk dapat memengaruhi kinerja AC sehingga perangkat perlu dibersihkan secara rutin. Cara bersihkan AC rumah dapat dilakukan pada bagian dalam, seperti filter udara, evaporator, hingga kipas blower.
AC merupakan perangkat rumah tangga yang digunakan untuk menjaga kondisi udara di dalam ruangan agar terasa lebih dingin dan sejuk. Perangkat ini harus dibersihkan untuk mengangkat debu yang menempel pada komponen sehingga aliran udara dan bagian dalam perangkat tetap terjaga.
Pembersihan secara rutin dapat mempertahankan kinerja AC. Prosesnya dapat dilakukan menggunakan vacuum cleaner, lap kain, air sabun, serta cairan pembersih AC atau sikat gigi sebagai alat tambahan.
Berikut ini merupakan cara untuk membersihkan AC di rumah sendiri tanpa bantuan profesional.
Pastikan AC dalam keadaan mati dengan cara mencabut kabel listrik sebelum membersihkannya.
Bagian filter kerap mengandung banyak kotoran, bersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner atau mencuci filter menggunakan sabun dan sikat gigi.
Bersihkan juga evaporator menggunakan vacuum cleaner atau semprotkan cairan pembersih ke evaporator, kemudian dibiarkan selama beberapa menit sebelum dilap menggunakan kain basah.
Bersihkan juga kipas blower yang berada di bagian belakang evaporator menggunakan vacuum cleaner.
Setelah proses pembersihan selesai, pasang kembali filter udara dan penutup AC hingga rapat.
Jika semua sudah terpasang, pastikan AC berfungsi dengan baik sebelum menggunakannya lagi jangka panjang.
AC yang jarang dibersihkan dapat mengalami penumpukan debu dan kotoran yang menghambat aliran udara, menurunkan efisiensi, serta meningkatkan penggunaan listrik.
Filter yang kotor juga bisa membuat debu dan polutan tersebar ke dalam ruangan dan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga mengeluarkan bau tidak sedap. Penumpukan kotoran di dalam AC pun menyebabkan komponen mengalami overheat dan rusak.
Pembersihan AC disarankan dilakukan setiap tiga hingga empat bulan sekali. AC juga sebaiknya diservis minimal enam bulan sekali oleh tenaga profesional. (Syarifah Komalasari)
(RUL)
AC merupakan perangkat rumah tangga yang digunakan untuk menjaga kondisi udara di dalam ruangan agar terasa lebih dingin dan sejuk. Perangkat ini harus dibersihkan untuk mengangkat debu yang menempel pada komponen sehingga aliran udara dan bagian dalam perangkat tetap terjaga.
Pembersihan secara rutin dapat mempertahankan kinerja AC. Prosesnya dapat dilakukan menggunakan vacuum cleaner, lap kain, air sabun, serta cairan pembersih AC atau sikat gigi sebagai alat tambahan.
Berikut ini merupakan cara untuk membersihkan AC di rumah sendiri tanpa bantuan profesional.
Cara bersihkan AC rumah sendiri
Pastikan AC dalam keadaan mati dengan cara mencabut kabel listrik sebelum membersihkannya.
Buka bagian penutup AC dan lepaskan filter udara di bagian depan AC.
Bagian filter kerap mengandung banyak kotoran, bersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner atau mencuci filter menggunakan sabun dan sikat gigi.
Setelah dibersihkan, pastikan filter AC kering sempurna.
Bersihkan juga evaporator menggunakan vacuum cleaner atau semprotkan cairan pembersih ke evaporator, kemudian dibiarkan selama beberapa menit sebelum dilap menggunakan kain basah.
Bersihkan juga kipas blower yang berada di bagian belakang evaporator menggunakan vacuum cleaner.
Setelah proses pembersihan selesai, pasang kembali filter udara dan penutup AC hingga rapat.
Jika semua sudah terpasang, pastikan AC berfungsi dengan baik sebelum menggunakannya lagi jangka panjang.
Kenapa AC harus dibersihkan secara rutin?
AC yang jarang dibersihkan dapat mengalami penumpukan debu dan kotoran yang menghambat aliran udara, menurunkan efisiensi, serta meningkatkan penggunaan listrik.
Filter yang kotor juga bisa membuat debu dan polutan tersebar ke dalam ruangan dan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga mengeluarkan bau tidak sedap. Penumpukan kotoran di dalam AC pun menyebabkan komponen mengalami overheat dan rusak.
Pembersihan AC disarankan dilakukan setiap tiga hingga empat bulan sekali. AC juga sebaiknya diservis minimal enam bulan sekali oleh tenaga profesional. (Syarifah Komalasari)
(RUL)