Sebagian orang menganggap penggunaan karpet di area makan akan mempersempit ruang gerak. Namun, bagi pencinta karpet, penambahan karpet akan menciptakan kesan manis pada ruangan.
Terdapat beberapa pro dan kontra penggunaan interior karpet di ruang makan. Penggunaan karpet di bawah meja makan dianggap akan menyebabkan kerusakan pada karpet.

(Foto: Countryliving/Lincoln Barbour)
Karpet juga akan mempersulit gerak kursi dan meja. Keberadaannya di ruang makan membuat karpet rentan kotor akibat ceceran makanan dan minuman.
Meski demikian, bagi pencinta karpet, alasan tersebut bisa terbantahkan. Misalnya, karpet mampu menciptakan suasana ruangan makan lebih hangat.
Karpet juga membuat ruangan makan mungil di rumah tampak lebih luas. Kehadiran karpet mampu melindungi lantai dari goresan meja dan kursi.
Memilih Karpet yang Sesuai
.jpg)
(Foto: Countryliving/Victoria Pearson)
Apapun interior yang Anda pilih, sebaiknya penggunaan karpet disesuaikan dengan bentuk dan fungsi ruangan. Karpet harus disesuaikan dengan gaya rumah.
Jika Anda ingin menggunakan karpet di ruang makan, ada beberapa tipsnya.
1. Pilih karpet warna gelap atau bermotif
Alasannya, tentu saja jenis karpet ini baik untuk menyamarkan noda dan tumpahan makanan. Pastikan karpet Anda tahan lama dan tidak mudah robek.
2. Lebih besar lebih baik
Pilih permadani yang lebih besar daripada ukuran meja dan kursi untuk memastikan furnitur cukup muat di atasnya.
Namun, jika Anda tak ingin menggunakan karpet di ruang makan maka pertimbangkan untuk memberi alas di bagian bawah furnitur untuk mencegah kerusakan lantai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News