TIPS

Kompor Tanam Berkerak? Ini 5 Cara Membersihkannya agar Kembali Bersih

Rizkie Fauzian
Senin 21 September 2026 / 15:22
Ringkasnya gini..
  • Kompor tanam perlu dibersihkan dengan alat dan bahan yang sesuai agar permukaannya tidak tergores.
  • Air hangat, sabun cuci piring, dan baking soda dapat digunakan untuk membantu membersihkan kotoran dan kerak.
  • Kompor sebaiknya dibersihkan setelah digunakan dan dalam kondisi sudah cukup dingin agar kotoran tidak menumpuk.
Jakarta: Kompor tanam yang digunakan setiap hari rentan terkena cipratan minyak, kuah, atau sisa makanan. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran tersebut dapat mengering dan membentuk kerak yang lebih sulit dihilangkan.

Membersihkan kompor tanam juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Penggunaan spons kasar atau bahan pembersih abrasif dapat menggores permukaan, terutama pada kompor dengan material kaca atau keramik.

Karena itu, pembersihan sebaiknya dilakukan menggunakan bahan dan alat yang sesuai dengan permukaan kompor. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba untuk menghilangkan kerak pada kompor tanam.

5 Cara Membersihkan Kerak pada Kompor Tanam

kompor
Cara membersihkan kerak pada kompor tanam. Foto: Freepik

1. Pastikan kompor sudah dingin

Sebelum dibersihkan, pastikan kompor dalam keadaan mati dan permukaannya sudah benar-benar dingin. Perubahan suhu secara tiba-tiba pada permukaan kaca dapat berisiko menyebabkan kerusakan.

Setelah dingin, lepaskan bagian kompor yang memang dapat dilepas, seperti tatakan atau burner cap pada kompor gas. Dengan begitu, area di sekitar kompor dapat dibersihkan dengan lebih mudah.

2. Angkat kotoran yang mudah dibersihkan

Jika terdapat sisa makanan atau kotoran yang mengeras, jangan langsung menggosoknya dengan tenaga besar. Gunakan kain lembut atau spons non-abrasif yang sedikit dibasahi untuk mengangkat kotoran yang mudah dilepaskan.

Pada permukaan kaca atau keramik, gunakan alat pembersih yang tidak berisiko menyebabkan goresan. Langkah ini dapat membantu mengurangi kotoran sebelum membersihkan kerak yang lebih membandel.
 

3. Gunakan air hangat dan sabun cuci piring

Untuk membersihkan noda minyak dan kotoran sehari-hari, campuran air hangat dan sedikit sabun cuci piring dapat digunakan.

Basahi kain mikrofiber dengan campuran tersebut, kemudian usapkan pada permukaan kompor. Diamkan beberapa menit agar kotoran yang menempel menjadi lebih lunak.

Setelah itu, lap kembali menggunakan kain bersih yang lembap. Hindari membiarkan cairan masuk ke celah atau bagian dalam kompor.

4. Gunakan baking soda untuk kerak membandel

Baking soda dapat menjadi pilihan untuk membantu membersihkan kerak pada permukaan yang sesuai. Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta, kemudian oleskan tipis pada bagian yang kotor.

Diamkan beberapa saat sebelum mengelapnya menggunakan kain atau spons lembut. Baking soda memiliki sifat abrasif ringan sehingga penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan material permukaan kompor.

Untuk kompor berbahan kaca atau keramik, periksa terlebih dahulu petunjuk perawatan dari produsen. Tidak semua permukaan memiliki rekomendasi pembersihan yang sama.

5. Keringkan permukaan kompor

Setelah kerak dan kotoran dibersihkan, lap seluruh permukaan menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering.

Jangan membiarkan sisa air atau cairan pembersih mengering sendiri di atas kompor karena dapat meninggalkan noda atau bercak.

Agar kerak tidak kembali menumpuk, biasakan membersihkan kompor setelah selesai digunakan dan permukaannya sudah cukup dingin. Tumpahan minyak atau makanan yang segera dibersihkan umumnya lebih mudah ditangani dibandingkan kotoran yang sudah mengering.

Hindari Bahan Pembersih yang Kasar

Selain mengetahui cara membersihkan kerak, penggunaan alat pembersih juga perlu diperhatikan. Hindari sabut kawat, spons kasar, atau bahan abrasif yang berpotensi menggores permukaan kompor.

Jangan pula menyemprotkan cairan pembersih secara berlebihan langsung ke permukaan, terutama di sekitar celah dan komponen listrik. Cairan secukupnya dapat diberikan pada kain terlebih dahulu, kemudian digunakan untuk mengelap permukaan kompor.

Dengan membersihkan kompor secara rutin dan menggunakan bahan yang sesuai, kotoran tidak mudah menumpuk menjadi kerak dan permukaan kompor dapat tetap terjaga. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH