TIPS
Jangan Asal Gosok, Ini Cara Aman Membersihkan Kompor Induksi
Rizkie Fauzian
Jumat 25 September 2026 / 16:03
- Kompor induksi dengan permukaan kaca atau kaca-keramik perlu dibersihkan menggunakan kain atau spons lembut agar tidak mudah tergores.
- Noda makanan yang mengering dapat dibersihkan menggunakan scraper khusus kaca-keramik, sementara bahan abrasif seperti spons kasar dan steel wool sebaiknya dihindari.
- Membersihkan kompor secara rutin setelah memasak dan mengikuti petunjuk dalam buku manual dapat membantu menjaga permukaannya tetap bersih dan terawat.
Jakarta: Kompor induksi memiliki permukaan kaca atau kaca-keramik yang membuat tampilannya terlihat rapi dan relatif mudah dibersihkan. Namun, permukaan tersebut tetap perlu dirawat dengan cara yang tepat agar tidak tergores.
Penggunaan spons kasar, bahan pembersih abrasif, atau alat yang tidak sesuai dapat merusak permukaan kompor. Karena itu, cara membersihkan kompor induksi perlu disesuaikan dengan jenis noda dan rekomendasi dari produsen.
Membersihkan kompor secara rutin juga membantu mencegah sisa makanan dan minyak menumpuk. Berikut cara aman membersihkan kompor induksi agar permukaannya tetap terawat.
Selain berisiko menyebabkan tangan terkena panas, cairan pembersih yang digunakan pada permukaan panas juga dapat meninggalkan noda atau menimbulkan uap.
Whirlpool menyarankan pengguna menunggu permukaan kaca-keramik hingga cukup dingin sebelum dibersihkan. Setelah itu, proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih aman.
Gunakan kain lembut atau spons yang tidak abrasif. Hindari menggosok permukaan terlalu keras karena dapat meningkatkan risiko goresan. Untuk kotoran ringan, kain lembap biasanya sudah cukup untuk membersihkan sisa makanan.
Setelah permukaan dibersihkan, lap kembali menggunakan kain bersih untuk menghilangkan sisa air dan sabun.
Hindari steel wool, spons kasar, bubuk pembersih abrasif, atau bahan pembersih yang tidak direkomendasikan untuk permukaan cooktop. Jangan pula menggunakan benda tajam secara sembarangan untuk mengerok kotoran.
Bosch merekomendasikan penggunaan scraper yang memang dirancang untuk permukaan kaca-keramik. Alat tersebut dapat digunakan untuk membantu mengangkat sisa makanan yang menempel.
Penggunaan scraper tetap perlu dilakukan secara hati-hati dan mengikuti petunjuk penggunaan agar tidak merusak permukaan kompor.
Sebelum menggunakannya, periksa label produk dan buku manual kompor. Rekomendasi pembersih dapat berbeda tergantung merek dan model kompor.
Setelah memasak, biasakan mengelap permukaan kompor setelah suhunya cukup aman untuk dibersihkan. Untuk kotoran ringan, kain lembut dan sedikit air dapat digunakan.
Karena itu, buku manual tetap menjadi acuan utama sebelum menggunakan cairan pembersih, scraper, atau alat tertentu.
Perawatan kompor induksi sebenarnya tidak membutuhkan cara yang rumit. Kuncinya adalah membersihkan noda secara rutin, menggunakan kain atau spons yang lembut, serta menghindari bahan dan alat yang bersifat abrasif.
Untuk noda membandel, jangan langsung menggosok permukaan sekuat tenaga. Bersihkan secara bertahap dan gunakan alat yang sesuai agar permukaan kompor tetap terawat dan tidak mudah tergores. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)
Penggunaan spons kasar, bahan pembersih abrasif, atau alat yang tidak sesuai dapat merusak permukaan kompor. Karena itu, cara membersihkan kompor induksi perlu disesuaikan dengan jenis noda dan rekomendasi dari produsen.
Membersihkan kompor secara rutin juga membantu mencegah sisa makanan dan minyak menumpuk. Berikut cara aman membersihkan kompor induksi agar permukaannya tetap terawat.
Cara membersihkan kompor induksi
Ilustrasi membersihkan kompor induksi. Foto: Freepik
1. Matikan Kompor dan Tunggu hingga Dingin
Pastikan kompor sudah dimatikan sebelum mulai membersihkannya. Jangan langsung menyeka permukaan ketika masih panas.Selain berisiko menyebabkan tangan terkena panas, cairan pembersih yang digunakan pada permukaan panas juga dapat meninggalkan noda atau menimbulkan uap.
Whirlpool menyarankan pengguna menunggu permukaan kaca-keramik hingga cukup dingin sebelum dibersihkan. Setelah itu, proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih aman.
2. Singkirkan Remah dan Sisa Makanan
Sebelum menggunakan cairan pembersih, singkirkan terlebih dahulu remah makanan dan kotoran yang berada di permukaan kompor.Gunakan kain lembut atau spons yang tidak abrasif. Hindari menggosok permukaan terlalu keras karena dapat meningkatkan risiko goresan. Untuk kotoran ringan, kain lembap biasanya sudah cukup untuk membersihkan sisa makanan.
3. Gunakan Kain atau Spons Lembut
Noda ringan dapat dibersihkan menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi air. Untuk noda minyak, sabun pencuci yang lembut dapat digunakan jika memang diperbolehkan dalam petunjuk perawatan kompor.Setelah permukaan dibersihkan, lap kembali menggunakan kain bersih untuk menghilangkan sisa air dan sabun.
Hindari steel wool, spons kasar, bubuk pembersih abrasif, atau bahan pembersih yang tidak direkomendasikan untuk permukaan cooktop. Jangan pula menggunakan benda tajam secara sembarangan untuk mengerok kotoran.
4. Gunakan Scraper untuk Noda yang Mengering
Sisa makanan yang sudah mengeras atau gosong sebaiknya tidak langsung digosok menggunakan spons kasar.Bosch merekomendasikan penggunaan scraper yang memang dirancang untuk permukaan kaca-keramik. Alat tersebut dapat digunakan untuk membantu mengangkat sisa makanan yang menempel.
Penggunaan scraper tetap perlu dilakukan secara hati-hati dan mengikuti petunjuk penggunaan agar tidak merusak permukaan kompor.
5. Pilih Pembersih Khusus Kaca dan Keramik
Untuk noda yang sulit dibersihkan, gunakan pembersih yang memang ditujukan untuk permukaan kaca atau kaca-keramik.Sebelum menggunakannya, periksa label produk dan buku manual kompor. Rekomendasi pembersih dapat berbeda tergantung merek dan model kompor.
6. Bersihkan Secara Rutin
Jangan menunggu sampai permukaan kompor sangat kotor untuk membersihkannya. Sisa makanan dan minyak yang dibiarkan menumpuk dapat semakin sulit dihilangkan, terutama setelah terkena panas saat kompor kembali digunakan.Setelah memasak, biasakan mengelap permukaan kompor setelah suhunya cukup aman untuk dibersihkan. Untuk kotoran ringan, kain lembut dan sedikit air dapat digunakan.
Cek Buku Manual Sebelum Menggunakan Produk
Meski banyak kompor induksi menggunakan permukaan kaca atau kaca-keramik, rekomendasi perawatannya dapat berbeda berdasarkan merek dan model.Karena itu, buku manual tetap menjadi acuan utama sebelum menggunakan cairan pembersih, scraper, atau alat tertentu.
Perawatan kompor induksi sebenarnya tidak membutuhkan cara yang rumit. Kuncinya adalah membersihkan noda secara rutin, menggunakan kain atau spons yang lembut, serta menghindari bahan dan alat yang bersifat abrasif.
Untuk noda membandel, jangan langsung menggosok permukaan sekuat tenaga. Bersihkan secara bertahap dan gunakan alat yang sesuai agar permukaan kompor tetap terawat dan tidak mudah tergores. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)