TIPS
7 Tanda Tikus Bersarang di Rumah, Jangan Diabaikan
Rizkie Fauzian
Kamis 01 Oktober 2026 / 10:45
- Keberadaan tikus di rumah dapat dikenali dari kotoran, suara pada malam hari, sarang, hingga bekas gigitan pada kabel dan kayu.
- Tikus dapat merusak sejumlah bagian rumah, termasuk kabel, kayu, dan material lain yang menjadi sasaran gigitannya.
- Pencegahan tikus dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, menutup celah masuk, menggunakan perangkap, dan memanfaatkan jasa pengendalian hama jika diperlukan.
Jakarta: Tikus yang masuk ke rumah tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga dapat merusak berbagai barang. Hewan pengerat ini bisa meninggalkan kotoran, bekas gigitan, hingga sisa makanan di sejumlah area rumah.
Jika keberadaannya tidak segera ditangani, tikus dapat berkembang biak dan membuat masalah semakin sulit dikendalikan. Karena itu, penting mengenali tanda-tanda keberadaan tikus sejak awal agar pencegahan dapat segera dilakukan.
Tikus umumnya lebih aktif pada malam hari. Karena itu, beberapa tanda keberadaannya mungkin baru terlihat atau terdengar ketika kondisi rumah mulai sepi. Berikut sejumlah tanda yang dapat diperhatikan.
Namun, kemunculan tikus pada siang hari tidak selalu berarti rumah mengalami infestasi parah. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketersediaan makanan dan tempat berlindung.
Saat membersihkannya, gunakan sarung tangan dan hindari kontak langsung dengan kotoran. Area tersebut juga perlu dibersihkan dengan cara yang aman untuk mengurangi risiko paparan kuman.
Suara seperti benda digerogoti juga perlu diperhatikan, terutama jika muncul berulang kali dari lokasi yang sama.
Material seperti kertas, kain, karton, dan bahan lembut lainnya dapat digunakan tikus untuk membuat sarang. Karena itu, area penyimpanan yang jarang dibersihkan perlu diperiksa secara berkala.
Kabel yang rusak akibat gigitan tikus juga perlu segera ditangani karena dapat menimbulkan risiko gangguan listrik.
Beberapa jenis tikus dapat membuat liang di tanah untuk berlindung. Karena itu, lubang yang muncul dan tidak diketahui asalnya sebaiknya diperiksa.
Rambut atau bulu yang tertinggal di sepanjang jalur tertentu juga dapat menjadi petunjuk adanya aktivitas tikus.
Pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi sumber makanan dan tempat berlindung sekaligus menutup akses yang dapat digunakan tikus untuk masuk ke rumah. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
Penggunaan perangkap perlu dilakukan sesuai petunjuk dan diperiksa secara berkala.
Area yang menyediakan sumber air juga perlu diperhatikan agar tidak menjadi tempat tikus mendapatkan air.
Tenaga profesional dapat membantu memeriksa sumber masalah dan menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi rumah. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)
Jika keberadaannya tidak segera ditangani, tikus dapat berkembang biak dan membuat masalah semakin sulit dikendalikan. Karena itu, penting mengenali tanda-tanda keberadaan tikus sejak awal agar pencegahan dapat segera dilakukan.
Tanda Tikus Ada di Rumah
Tanda ada tikus di rumah. Foto: Freepik
Tikus umumnya lebih aktif pada malam hari. Karena itu, beberapa tanda keberadaannya mungkin baru terlihat atau terdengar ketika kondisi rumah mulai sepi. Berikut sejumlah tanda yang dapat diperhatikan.
1. Melihat Tikus Hidup atau Mati
Keberadaan tikus hidup maupun bangkai tikus merupakan tanda yang paling jelas. Tikus yang terlihat pada siang hari juga perlu diperhatikan karena hewan ini umumnya lebih aktif pada malam hari.Namun, kemunculan tikus pada siang hari tidak selalu berarti rumah mengalami infestasi parah. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketersediaan makanan dan tempat berlindung.
2. Menemukan Kotoran Tikus
Kotoran tikus biasanya berukuran kecil dan dapat ditemukan di area yang sering dilewati atau dekat sumber makanan. Kotoran juga dapat menjadi salah satu tanda yang menunjukkan aktivitas tikus di dalam rumah.Saat membersihkannya, gunakan sarung tangan dan hindari kontak langsung dengan kotoran. Area tersebut juga perlu dibersihkan dengan cara yang aman untuk mengurangi risiko paparan kuman.
3. Mendengar Suara Garukan pada Malam Hari
Suara garukan, langkah kaki kecil, atau benda yang berderak pada malam hari dapat menjadi tanda adanya aktivitas tikus. Suara tersebut bisa terdengar dari loteng, plafon, dapur, atau area tersembunyi lainnya.Suara seperti benda digerogoti juga perlu diperhatikan, terutama jika muncul berulang kali dari lokasi yang sama.
4. Menemukan Sarang di Tempat Tersembunyi
Tikus dapat membuat sarang di tempat yang jarang terganggu, seperti loteng, gudang, bawah perabot, atau tumpukan kardus.Material seperti kertas, kain, karton, dan bahan lembut lainnya dapat digunakan tikus untuk membuat sarang. Karena itu, area penyimpanan yang jarang dibersihkan perlu diperiksa secara berkala.
5. Menemukan Bekas Gigitan pada Kabel atau Kayu
Bekas gigitan pada kabel listrik, kayu, atau material tertentu juga dapat menjadi tanda keberadaan tikus. Tikus memiliki gigi seri yang terus tumbuh sehingga mereka perlu mengerat berbagai benda untuk membantu mengikis giginya.Kabel yang rusak akibat gigitan tikus juga perlu segera ditangani karena dapat menimbulkan risiko gangguan listrik.
6. Menemukan Lubang di Halaman
Lubang di halaman, terutama di dekat bangunan, tumpukan barang, atau area yang menyediakan tempat berlindung, dapat menjadi tanda aktivitas tikus.Beberapa jenis tikus dapat membuat liang di tanah untuk berlindung. Karena itu, lubang yang muncul dan tidak diketahui asalnya sebaiknya diperiksa.
7. Menemukan Noda atau Jejak di Dinding
Tikus yang sering melewati jalur yang sama dapat meninggalkan noda atau bekas gesekan pada dinding dan permukaan lainnya. Jejak tersebut biasanya terlihat di area yang menjadi jalur tikus menuju sumber makanan atau tempat berlindung.Rambut atau bulu yang tertinggal di sepanjang jalur tertentu juga dapat menjadi petunjuk adanya aktivitas tikus.
Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah
Mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Foto: Freepik
Pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi sumber makanan dan tempat berlindung sekaligus menutup akses yang dapat digunakan tikus untuk masuk ke rumah. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Gunakan Perangkap yang Tepat
Perangkap mekanis atau perangkap kandang dapat digunakan untuk menangkap tikus. Letakkan perangkap di area yang menunjukkan tanda-tanda aktivitas tikus dan jauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.Penggunaan perangkap perlu dilakukan sesuai petunjuk dan diperiksa secara berkala.
2. Jaga Kebersihan Rumah
Simpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup. Bersihkan sisa makanan dari meja makan dan dapur, serta pastikan tempat sampah tertutup dengan baik.Area yang menyediakan sumber air juga perlu diperhatikan agar tidak menjadi tempat tikus mendapatkan air.
3. Tutup Celah yang Menjadi Akses Tikus
Periksa bagian rumah yang memiliki celah atau lubang, termasuk area sekitar pintu, jendela, pipa, saluran, dan dinding. Tutup akses tersebut menggunakan material yang sesuai agar tikus tidak mudah masuk.4. Gunakan Jasa Pengendalian Hama
Jika tanda-tanda keberadaan tikus semakin banyak atau sulit dikendalikan, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional.Tenaga profesional dapat membantu memeriksa sumber masalah dan menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi rumah. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)