Menanam tanaman di air dapat menjadi solusi untuk menghadirkan taman dalam ruangan yang lebih bersih. Tanpa tanah, risiko kotoran, hama, serta penyakit tanaman pun dapat diminimalkan.
Selain itu, tanaman yang ditanam di air membutuhkan perawatan yang jauh lebih sedikit dibandingkan tanaman di tanah. Dari sisi estetika, penggunaan wadah kaca bening memungkinkan bagian akar terlihat jelas dan artistik, sehingga memberi sentuhan dekoratif yang menarik di dalam ruangan.
Tips menanam tanaman di air
Dilansir dari Garden Design, sebelum mencoba menanam tanaman di air, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar tanaman tidak mati atau layu.1. Pilih wadah yang tepat
Gunakan vas, botol, atau stoples kaca bening agar pertumbuhan akar terlihat indah. Wadah bening juga memudahkan pemantauan kejernihan serta ketinggian air.2. Rutin mengganti air
Air yang terlalu lama dibiarkan akan kehilangan oksigen dan memicu pertumbuhan bakteri serta lumut. Kondisi ini dapat menyebabkan pembusukan akar dan serangan jamur.Ganti air satu hingga dua kali seminggu atau segera saat air terlihat keruh. Bersihkan dinding wadah sebelum mengisi ulang air.
3. Perhatikan kualitas air
Beberapa tanaman sensitif terhadap klorin dan zat kimia dalam air keran. Gunakan air suling, air minum yang telah dimurnikan, atau air hujan untuk hasil yang lebih baik.4. Berikan nutrisi tambahan
Air tidak mengandung nutrisi selengkap tanah. Oleh karena itu, tambahkan beberapa tetes pupuk cair serbaguna atau pupuk khusus hidroponik setiap beberapa minggu.5. Jaga kebersihan
Gunakan gunting atau pisau yang sudah disterilkan saat memotong stek tanaman. Hindari merendam daun di dalam air karena dapat menyebabkan pembusukan dan penyakit.Tanaman yang bisa ditanam di air
Berikut sejumlah tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di air sekaligus mempercantik ruangan:1. Aglaonema

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Memiliki daun lebar dengan corak cerah dan mudah dirawat. Potong batang matang dari pangkal dan celupkan ke dalam air.
2. Arrowhead Vine

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Tanaman tropis berdaun menyerupai anak panah, cocok di cahaya redup hingga sedang. Potong batang dewasa di bawah ruas, lalu rendam di air.
3. Dracaena
.jpg)
Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Ciri khasnya batang tegak dengan daun menyerupai rumput lebar. Potong batang dewasa, buang daun bagian bawah, dan sisakan daun di bagian atas.
4. Tradescantia
.jpg)
Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Tanaman merambat dengan daun dekoratif. Cukup letakkan potongan batang di bawah ruas daun ke dalam air.
5. Monstera
.jpg)
Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Dikenal dengan daun berlubang. Ambil stek batang yang memiliki minimal satu daun sehat dan satu ruas pertumbuhan.
6. Philodendron

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Cocok untuk ruangan minim cahaya, baik jenis tegak maupun menjuntai. Potong batang di bawah buku dan masukkan ke dalam air.
7. Pothos

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Sirih gading ini tumbuh cepat dan dapat hidup di air dalam waktu lama. Potong batang yang memiliki ruas, lalu rendam di air.
8. Begonia

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Dikenal karena bunga atau corak daunnya. Potong batang dengan satu daun hingga ke pangkal dan rendam dalam air.
9. Coleus

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Memiliki warna daun kontras dan beragam. Ambil stek batang sepanjang 4–6 inci, buang daun bawah, lalu rendam bagian ruasnya.
10. English Ivy

Tanaman yang cocok di air. Foto: Freepik
Tanaman merambat dengan daun menjuntai. Stek batang akan tumbuh dalam 2–3 minggu jika diletakkan di air dan terkena cahaya alami. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News