Salah satu desain pagar yang kian digemari adalah kombinasi batu alam dan besi. Perpaduan ini mampu menciptakan visual yang elegan sekaligus kokoh. Batu alam memberikan kesan natural, unik, dan tahan lama, sementara material besi baik dalam bentuk teralis maupun rangka memberikan kekuatan struktural pada pagar.
Kombinasi kedua material ini juga sangat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur, mulai dari minimalis, modern, hingga klasik. Berikut lima inspirasi model pagar kombinasi batu alam yang bisa menjadi referensi.
Inspirasi model pagar dengan kombinasi batu alam
1. Pagar Batu Curi RTA

Inspirasi kombinasi pagar dengan batu alam. Foto: Gemini AI
Bagi pemilik rumah yang menginginkan tampilan pagar yang kokoh dan berkelas, kombinasi pagar dengan batu curi RTA bisa menjadi pilihan. Model ini menonjolkan kesan mewah melalui tekstur batu yang kaya dan beragam.
Secara visual, batu curi RTA menghadirkan tampilan artistik yang mampu mengubah halaman rumah menjadi terlihat lebih eksklusif.
Selain estetik, keunggulan batu ini terletak pada daya tahannya terhadap cuaca ekstrem dan perubahan lingkungan. Variasi warna serta pola alaminya membuat pagar tampil maksimal dan menarik perhatian.
2. Pagar Batu Andesit Pola Koboy

Inspirasi kombinasi pagar dengan batu alam. Foto: Gemini AI
Inspirasi berikutnya datang dari kombinasi pagar dengan batu andesit bermotif koboy tidak beraturan. Desain ini cocok bagi hunian yang ingin tampil mencolok dan penuh karakter.
Pola susunan batu yang tidak simetris menciptakan kesan dinamis, jauh dari kesan kaku atau monoton.
Batu andesit dikenal memiliki kekuatan dan ketahanan tinggi, sehingga ideal untuk penggunaan luar ruangan. Tekstur alaminya memperkaya visual pagar dan menjadikannya sebagai salah satu focal point rumah.
3. Pagar Batu Limestone

Inspirasi kombinasi pagar dengan batu alam. Foto: Gemini AI
Untuk tampilan yang lebih bersih dan menenangkan, batu limestone menjadi pilihan dalam menciptakan pagar bernuansa putih yang elegan. Warna cerah limestone memberikan kesan mewah namun tetap minimalis.
Salah satu keunggulan batu ini adalah kemampuannya memantulkan cahaya, sehingga pagar tampak berkilau saat terkena sinar matahari.
Teksturnya yang halus juga memberikan kesan lembut dan rapi, sekaligus membantu menciptakan ilusi halaman yang lebih luas. Limestone cocok untuk hunian bergaya klasik modern.
4. Pagar Batu Bronjong

Inspirasi kombinasi pagar dengan batu alam. Foto: Gemini AI
Model pagar dengan susunan batu bronjong saat ini tengah naik daun. Desain ini memanfaatkan tumpukan batu alam yang disusun rapi di dalam kerangka kawat baja, menciptakan kesan alami dan kokoh.
Untuk memperkuat nuansa modern, bronjong sering dikombinasikan dengan rangka besi hitam di bagian tertentu.
Selain berfungsi sebagai pengaman, pagar bronjong juga menjadi elemen dekoratif yang mempercantik tampilan rumah. Model ini sangat serasi untuk rumah bergaya industrial, modern, maupun minimalis.
5. Pagar Batu Paras

Inspirasi kombinasi pagar dengan batu alam. Foto: Gemini AI
Bagi hunian bergaya tropis, kombinasi besi hollow dengan finishing cokelat tua atau motif kayu yang dipadukan dengan batu paras atau batu alam berwarna krem bisa menjadi pilihan tepat.
Warna-warna hangat pada batu paras menciptakan suasana alami yang menyatu dengan taman dan vegetasi sekitar rumah. Selain tampil estetik, kombinasi ini juga dikenal kuat, rapi, dan modern, sementara tekstur batu alamnya memberikan sentuhan elegan pada eksterior hunian.
Dengan pemilihan desain dan material yang tepat, pagar rumah tidak hanya berfungsi sebagai pembatas keamanan, tetapi juga mampu memperkuat identitas dan nilai estetika hunian secara keseluruhan. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News