TIPS

10 Penyebab Ular Masuk ke Rumah, Salah Satunya Banyak Tikus

Rizkie Fauzian
Senin 02 November 2026 / 20:40
Ringkasnya gini..
  • Ular dapat masuk ke rumah untuk mencari tempat berlindung, makanan, atau lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Semak rimbun, tumpukan barang, celah bangunan, dan keberadaan tikus dapat meningkatkan risiko ular mendekati rumah.
  • Rapikan halaman, tutup celah bangunan, dan hindari menangani ular sendiri jika menemukannya di dalam rumah.
Jakarta: Ular yang masuk ke rumah dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan cuaca hingga kondisi lingkungan sekitar. Hewan ini bisa menyelinap melalui celah bangunan atau datang untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

Sebagai hewan berdarah dingin, ular bergantung pada suhu lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya. Area rumah yang teduh, gelap, dan jarang dijangkau manusia dapat menjadi tempat persembunyian, terutama jika tersedia sumber makanan atau air.

Jenis ular yang ditemukan di rumah berbeda-beda, bergantung pada wilayah dan habitat di sekitarnya. Sebagian jenis tidak berbisa, tetapi ular berbisa juga dapat memasuki kawasan permukiman.

Karena itu, penghuni perlu mengetahui faktor yang dapat menarik ular ke rumah sekaligus melakukan langkah pencegahan.

10 Penyebab Ular Masuk ke Rumah

ular di taman
Penyebab ular masuk rumah. Foto: Freepik
 

1. Cuaca Panas Membuat Ular Mencari Tempat Teduh

Saat suhu lingkungan meningkat, ular dapat berpindah ke tempat yang lebih teduh untuk menghindari panas berlebih. Area rumah yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari bisa menjadi tempat persembunyian.

2. Sumber Air di Sekitar Habitat Berkurang

Ketika sumber air di lingkungan sekitar mengering, ular dapat bergerak mencari area yang lebih sesuai dengan kebutuhannya. Halaman yang memiliki genangan atau sumber air lain berpotensi menjadi tempat yang didatangi, meskipun keberadaan air saja tidak selalu menarik ular masuk ke rumah.

3. Banjir Mengganggu Tempat Persembunyian

Hujan deras dan banjir dapat merendam tempat ular berlindung. Kondisi ini bisa membuat ular berpindah ke lokasi yang lebih kering, termasuk pekarangan atau bangunan di sekitar habitatnya.
   

4. Halaman Rumah Dipenuhi Semak dan Tanaman Rimbun

Semak-semak, rumput tinggi, dan tanaman yang terlalu rimbun dapat menyediakan tempat persembunyian bagi ular. Jika area tersebut berdekatan dengan rumah, ular berpeluang bergerak mendekati bangunan.

5. Banyak Hewan Kecil di Sekitar Rumah

Tikus, mencit, katak, dan kadal merupakan beberapa hewan yang dapat menjadi mangsa ular. Jika hewan-hewan tersebut banyak ditemukan di sekitar rumah, ular bisa datang untuk mencari makanan.

6. Terdapat Celah pada Bangunan

Celah di bawah pintu, retakan fondasi, lubang di sekitar pipa, serta saluran yang tidak terlindungi dapat menjadi jalur masuk ular. Karena itu, penghuni perlu memeriksa kondisi bangunan dan menutup celah yang memungkinkan hewan tersebut masuk.

7. Tumpukan Barang Menjadi Tempat Persembunyian

Kardus, kayu, perabot lama, dan barang yang menumpuk dapat menciptakan ruang gelap yang jarang diperiksa. Area seperti ini berpotensi menjadi tempat persembunyian ular, terutama jika berada di dekat halaman atau jalur masuk bangunan.

8. Rumah Berdekatan dengan Habitat Ular

Rumah yang berada dekat lahan pertanian, kebun, semak, sungai, atau tanah kosong berpotensi didatangi ular dari habitat di sekitarnya. Risiko perjumpaan dapat meningkat ketika habitat tersebut terganggu oleh aktivitas manusia atau perubahan kondisi lingkungan.

9. Pakan Ternak Mengundang Tikus

Pakan ternak yang tercecer dan tidak disimpan dengan baik dapat menarik tikus ke area rumah atau kandang. Keberadaan tikus kemudian berpotensi mengundang ular yang memangsa hewan pengerat tersebut.

10. Perubahan Aktivitas Ular

Pergerakan ular juga dipengaruhi oleh spesies, musim, dan siklus kehidupannya. Pada waktu tertentu, ular dapat lebih aktif mencari pasangan, makanan, atau tempat berlindung. Perubahan aktivitas ini bisa meningkatkan kemungkinan ular terlihat di sekitar permukiman.

Cara Mengurangi Risiko Ular Masuk ke Rumah

Kemunculan ular di rumah tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Kondisi cuaca, ketersediaan mangsa, keberadaan tempat persembunyian, dan kedekatan rumah dengan habitat alami dapat saling memengaruhi.

Untuk mengurangi risikonya, pangkas semak yang terlalu rimbun, rapikan tumpukan barang, simpan pakan ternak dalam wadah tertutup, dan kendalikan populasi tikus. Periksa pula celah di bawah pintu, ventilasi, serta lubang di sekitar pipa dan kabel.

Jika menemukan ular di dalam rumah, jangan mencoba menangkap, memukul, atau memindahkannya sendiri. Jaga jarak, jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, lalu hubungi petugas pemadam kebakaran atau tim penyelamat satwa setempat untuk meminta bantuan. (Syarifah Komalasari)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH