TIPS
Punya Tanaman Ini di Rumah? Ular Bisa Betah di Pekarangan
Rizkie Fauzian
Senin 21 September 2026 / 17:39
- Tanaman yang terlalu rimbun, rumput tinggi, dan penutup tanah dapat menciptakan tempat berlindung bagi ular di pekarangan.
- Kondisi pekarangan yang lembap dan banyak tumpukan daun atau barang bekas juga dapat membuat lingkungan lebih mendukung keberadaan ular.
- Memangkas tanaman, membersihkan pekarangan, dan mengurangi keberadaan hewan yang menjadi mangsa dapat membantu mencegah ular betah di sekitar rumah.
Jakarta: Memiliki tanaman di pekarangan dapat membuat rumah terasa lebih asri. Namun, pekarangan yang terlalu rimbun dan jarang dirawat juga bisa menyediakan tempat berlindung bagi ular.
Pada dasarnya, ular tidak datang ke rumah hanya karena keberadaan satu jenis tanaman tertentu. Ular dapat mencari area yang menyediakan tempat untuk bersembunyi, kondisi lembap, serta sumber makanan seperti tikus, katak, atau hewan kecil lainnya.
Karena itu, beberapa jenis tanaman dan kondisi pekarangan perlu diperhatikan, terutama jika tumbuh terlalu lebat atau membentuk area yang sulit dijangkau.
Tanaman dan kondisi pekarangan yang bisa disukai ular. Foto: AI
Semak yang terlalu rapat juga membuat pemilik rumah lebih sulit melihat keberadaan ular di antara tanaman.
Karena itu, tanaman di sekitar rumah sebaiknya dipangkas secara berkala. Area di bawahnya juga perlu dibersihkan dari daun kering dan benda yang dapat menjadi tempat persembunyian.
Jika penutup tanah ditanam terlalu rapat, sisakan ruang yang cukup agar bagian bawah tanaman tetap mudah diperiksa dan dibersihkan.
Menjaga rumput tetap pendek dan membersihkan area di sekitarnya dapat membantu mengurangi tempat persembunyian.
Karena itu, perhatikan area yang sering tergenang atau memiliki drainase kurang baik. Pastikan air tidak menggenang terlalu lama dan saluran pembuangan tetap berfungsi.
Pekarangan sebaiknya dibersihkan secara rutin, terutama pada bagian yang jarang dilalui atau diperiksa.
Pangkas tanaman yang terlalu rimbun, potong rumput secara berkala, bersihkan daun kering, dan hindari menumpuk kayu atau barang bekas di dekat rumah.
Selain itu, perhatikan keberadaan tikus dan hewan kecil lain di sekitar rumah. Jika sumber makanan tersedia dalam jumlah banyak, lingkungan tersebut berpotensi menarik ular.
Dengan pekarangan yang bersih, tidak terlalu rimbun, dan mudah dipantau, tempat persembunyian serta sumber makanan ular di sekitar rumah dapat dikurangi.
(KIE)
Pada dasarnya, ular tidak datang ke rumah hanya karena keberadaan satu jenis tanaman tertentu. Ular dapat mencari area yang menyediakan tempat untuk bersembunyi, kondisi lembap, serta sumber makanan seperti tikus, katak, atau hewan kecil lainnya.
Karena itu, beberapa jenis tanaman dan kondisi pekarangan perlu diperhatikan, terutama jika tumbuh terlalu lebat atau membentuk area yang sulit dijangkau.
Tanaman dan Kondisi Pekarangan yang Bisa Disukai Ular

Tanaman dan kondisi pekarangan yang bisa disukai ular. Foto: AI
1. Tanaman yang tumbuh terlalu rimbun
Tanaman dengan daun dan batang yang tumbuh sangat lebat dapat menciptakan area teduh di permukaan tanah. Jika bagian bawah tanaman jarang dibersihkan, ular dapat memanfaatkannya sebagai tempat bersembunyi.Semak yang terlalu rapat juga membuat pemilik rumah lebih sulit melihat keberadaan ular di antara tanaman.
Karena itu, tanaman di sekitar rumah sebaiknya dipangkas secara berkala. Area di bawahnya juga perlu dibersihkan dari daun kering dan benda yang dapat menjadi tempat persembunyian.
2. Tanaman penutup tanah
Tanaman yang tumbuh menjalar dan menutupi permukaan tanah dapat membuat area pekarangan menjadi lebih sulit dipantau. Kondisi ini dapat menjadi tempat berlindung bagi berbagai hewan kecil, termasuk yang menjadi mangsa ular.Jika penutup tanah ditanam terlalu rapat, sisakan ruang yang cukup agar bagian bawah tanaman tetap mudah diperiksa dan dibersihkan.
3. Rumput yang dibiarkan tinggi
Rumput yang tumbuh tinggi dan tidak dipangkas dapat menciptakan area yang tertutup dan sulit terlihat. Kondisi tersebut juga dapat menjadi habitat bagi serangga, katak, atau hewan kecil lain yang berpotensi menjadi sumber makanan ular.Menjaga rumput tetap pendek dan membersihkan area di sekitarnya dapat membantu mengurangi tempat persembunyian.
4. Tanaman di area yang lembap
Pekarangan yang lembap, terutama di sekitar tanaman yang terlalu rimbun, dapat menjadi lingkungan yang lebih mendukung keberadaan sejumlah hewan yang menjadi mangsa ular.Karena itu, perhatikan area yang sering tergenang atau memiliki drainase kurang baik. Pastikan air tidak menggenang terlalu lama dan saluran pembuangan tetap berfungsi.
5. Tumpukan daun dan tanaman yang tidak terawat
Daun kering, ranting, pot kosong, serta material taman yang menumpuk dapat membentuk celah untuk tempat berlindung. Kondisi tersebut juga dapat menarik serangga atau hewan kecil lainnya.Pekarangan sebaiknya dibersihkan secara rutin, terutama pada bagian yang jarang dilalui atau diperiksa.
Tips agar Pekarangan Tidak jadi Tempat Persembunyian Ular
Pemilik rumah tidak harus menghilangkan seluruh tanaman dari pekarangan. Yang lebih penting adalah menjaga vegetasi tetap terawat dan membuat area sekitar rumah mudah dipantau.Pangkas tanaman yang terlalu rimbun, potong rumput secara berkala, bersihkan daun kering, dan hindari menumpuk kayu atau barang bekas di dekat rumah.
Selain itu, perhatikan keberadaan tikus dan hewan kecil lain di sekitar rumah. Jika sumber makanan tersedia dalam jumlah banyak, lingkungan tersebut berpotensi menarik ular.
Dengan pekarangan yang bersih, tidak terlalu rimbun, dan mudah dipantau, tempat persembunyian serta sumber makanan ular di sekitar rumah dapat dikurangi.
(KIE)