TIPS
Tips Buat Kamar Mandi Selalu Wangi, Bukan Pakai Pengharum Saja
Fatha Annisa
Minggu 28 Juni 2026 / 16:48
- Menjaga kamar mandi selalu harum tidak cukup hanya mengandalkan pengharum.
- Menjaga kebersihan dan sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk menjaga kamar mandi tetap harum.
- Kamar mandi yang bau disebabkan oleh sejumlah faktor.
Jakarta: Memiliki kamar mandi yang bersih saja belum cukup, karena kelembapan sering kali membuat ruangan ini beraroma tidak sedap. Kamar mandi yang wangi bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memberikan efek relaksasi layaknya spa pribadi.
Kamar mandi yang bau sering kali bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan akumulasi dari beberapa masalah yang terabaikan Kunci utama untuk menjaga keharumannya adalah memadukan kebersihan, pengelolaan kelembapan, dan penggunaan pengharum yang tepat.
Lebih jelasnya, berikut tips membuat kamar mandi menjadi ruangan yang selalu harum dan segar:
Jika ada, selalu buka jendela setiap pagi agar udara luar masuk dan sirkulasi udara di dalam kamar mandi berjalan lancar.
Selain itu, jangan biarkan sampah di kamar mandi menumpuk terlalu lama, terutama jika berisi tisu basah atau limbah organik lainnya.
Kamu juga bisa meletakkan tanaman seperti lidah mertua atau sirih gading yang mampu tumbuh dengan kelembapan tinggi dan membantu menyaring udara.
Gunakan juga pembersih toilet secara rutin. Kemudian, jangan lupa menyikat bagian bawah dudukan toilet karena area tersebut sering terlewat, padahal kerap menjadi sumber bau urine.
(PRI)
Kamar mandi yang bau sering kali bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan akumulasi dari beberapa masalah yang terabaikan Kunci utama untuk menjaga keharumannya adalah memadukan kebersihan, pengelolaan kelembapan, dan penggunaan pengharum yang tepat.
Lebih jelasnya, berikut tips membuat kamar mandi menjadi ruangan yang selalu harum dan segar:
1. Pastikan Ventilasi Berjalan Optimal
Penyebab utama bau tidak sedap di kamar mandi adalah kelembapan yang terperangkap. Untuk itu, pastikan kipas ventilasi menyala saat kamu mandi dan biarkan selama 15-20 menit setelahnya untuk membuang uap air.Jika ada, selalu buka jendela setiap pagi agar udara luar masuk dan sirkulasi udara di dalam kamar mandi berjalan lancar.
| Baca juga: Toilet Kusam Jadi Kinclong, Cukup Pakai Sitrun dengan 3 Cara Ini |
2. Jaga Kebersihan Sumber Bau
Pengharum ruangan tidak akan bekerja efektif jika sumber bau tidak dibersihkan. Biasanya, bau disebabkan oleh rambut dan sisa sabun yang menumpuk di saluran air hingga menjadi sarang bakteri. Keset yang selalu basah dan jarang dicuci juga menjadi "magnet" bau apek.Selain itu, jangan biarkan sampah di kamar mandi menumpuk terlalu lama, terutama jika berisi tisu basah atau limbah organik lainnya.
3. Rahasia Wangi Alami dan Tahan Lama
Sobat Medcom tidak selalu harus bergantung pada pengharum kimia. Ada sejumlah trik alami yang sangat efektif, seperti teteskan essential oil di gulungan tisu dan letakkan mangkuk kecil berisi baking soda di sudut kamar mandi untuk menyerap bau tidak sedap.Kamu juga bisa meletakkan tanaman seperti lidah mertua atau sirih gading yang mampu tumbuh dengan kelembapan tinggi dan membantu menyaring udara.
| Baca juga: Bahaya Menyimpan Handuk di Kamar Mandi, Bisa Jadi Sarang Kuman dan Jamur |
4. Gunakan Pengharum yang Tepat
Pilihlah pengharum yang sesuai dengan luas kamar mandi. Misalnya, reed diffuser cocok untuk kamar mandi karena aromanya yang konstan dan tidak membutuhkan listrik. Bisa juga gunakan semprotan disinfektan wangi dan produk mandi dengan aroma citrus atau eucalyptus yang cukup tajam.5. Rutinitas Pembersihan Cepat (Daily Maintenance)
Setelah mandi, luangkan waktu 30 detik untuk mengelap sisa air di cermin atau counter wastafel. Semakin kering permukaannya, semakin kecil peluang jamur dan bau apek tumbuh.Gunakan juga pembersih toilet secara rutin. Kemudian, jangan lupa menyikat bagian bawah dudukan toilet karena area tersebut sering terlewat, padahal kerap menjadi sumber bau urine.
(PRI)