Bahaya menyimpan handuk di kamar mandi. Foto: Freepik
Bahaya menyimpan handuk di kamar mandi. Foto: Freepik

Bahaya Menyimpan Handuk di Kamar Mandi, Bisa Jadi Sarang Kuman dan Jamur

Rizkie Fauzian • 19 Juni 2026 16:10
Ringkasnya gini..
  • Menyimpan handuk di kamar mandi yang lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang berisiko mengganggu kesehatan.
  • Handuk yang sulit kering cenderung mengeluarkan bau apek dan lebih cepat rusak akibat kelembapan yang tinggi.
  • Agar tetap higienis, handuk sebaiknya disimpan di area dengan sirkulasi udara baik dan dicuci secara rutin setelah beberapa kali pemakaian.
Jakarta: Banyak orang terbiasa menyimpan handuk di kamar mandi karena dianggap lebih praktis dan mudah dijangkau setelah mandi. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat menimbulkan sejumlah risiko bagi kebersihan dan kesehatan apabila tidak dilakukan dengan cara yang tepat.
 
Kamar mandi merupakan salah satu ruangan dengan tingkat kelembapan yang tinggi di dalam rumah. Uap air dari aktivitas mandi dapat membuat lingkungan tetap lembap dalam waktu lama, terutama jika ventilasi udara kurang baik. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebersihan handuk yang disimpan di dalam ruangan.
 
Handuk yang sering terkena udara lembap cenderung lebih lama mengering setelah digunakan. Akibatnya, kain handuk dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya yang menyukai lingkungan basah.

Bahaya menyimpan handuk di kamar mandi

Bahaya Menyimpan Handuk di Kamar Mandi, Bisa Jadi Sarang Kuman dan Jamur
Bahaya menyimpan handuk di kamar mandi. Foto: Freepik

Berikut beberapa bahaya menyimpan handuk di kamar mandi yang perlu diperhatikan.

1. Memicu pertumbuhan bakteri

Handuk yang lembap dalam waktu lama dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Saat digunakan berulang kali tanpa benar-benar kering, jumlah bakteri pada serat kain dapat meningkat dan berpotensi menimbulkan masalah kebersihan.

2. Berisiko ditumbuhi jamur

Kelembapan tinggi di kamar mandi dapat memicu pertumbuhan jamur pada handuk. Selain menimbulkan noda dan bau tidak sedap, jamur juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bagi sebagian orang yang sensitif.
   

3. Menimbulkan bau apek

Handuk yang tidak mendapatkan sirkulasi udara yang cukup sering kali mengeluarkan bau apek. Bau ini muncul karena kombinasi kelembapan dan aktivitas mikroorganisme yang berkembang pada kain.

4. Berpotensi menyebabkan gangguan kulit

Penggunaan handuk yang kurang bersih dapat meningkatkan risiko iritasi kulit, gatal-gatal, atau masalah kulit lainnya, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif atau daya tahan tubuh rendah.

5. Mengurangi umur pakai handuk

Kondisi lembap yang terus-menerus juga dapat merusak serat kain lebih cepat. Akibatnya, handuk menjadi kasar, mudah kusam, dan tidak lagi nyaman digunakan.

Cara menyimpan handuk yang benar

Untuk menjaga kebersihan handuk, sebaiknya gantung handuk di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan memungkinkan kain mengering sempurna setelah digunakan. Jika memungkinkan, simpan handuk cadangan di lemari atau ruang penyimpanan yang kering.
 
Selain itu, handuk sebaiknya dicuci secara rutin dan diganti setelah beberapa kali pemakaian untuk mengurangi penumpukan bakteri dan kotoran pada serat kain.
 
Dengan penyimpanan yang tepat, handuk dapat tetap bersih, nyaman digunakan, dan lebih awet sehingga membantu menjaga kebersihan serta kesehatan penghuni rumah.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan