NEWSTICKER
Membeli hunian bekas dinilai lebih menguntungkan. Foto: Shutterstock
Membeli hunian bekas dinilai lebih menguntungkan. Foto: Shutterstock

6 Langkah Sebelum Beli Rumah Bekas

Properti Tips Properti Investasi Rumah tips rumah
Rizkie Fauzian • 19 Maret 2020 15:15
Jakarta: Sebelum membeli hunian bekas atau seken, sebaiknya Anda memperhatikan kondisi rumah terlebih dahulu. Jangan hanya melihat tampilan luar, tapi pastikan bahwa hunian tersebut aman dari segala masalah.
 
Rumah bekas memang bisa menjadi alternatif memenuhi kebutuhan hunian. Selain karena harganya lebih terjangkau, membeli rumah bekas juga akan terbebas dari pajak pertambahan nilai (PPN).
 
Sebelum membeli rumah, pertimbangkan dahulu beberapa tips berikut ini seperti dilansir Lamudi Indonesia.

1. Tanpa Perantara

Membeli rumah bekas langsung pada pemiliknya lebih disarankan. Karena Anda bisa menanyakan langsung tentang berbagai hal berkaitan dengan rumah, seperti awal dibangun, lingkungan di sekitarnya, alasan mau dijual dan lain sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keuntungan lain Anda bebas melakukan negosiasi, sehingga harga rumah bekas bisa Anda dapatkan lebih murah. Anda bisa lebih optimal dalam melakukan tawar-menawar. Penjual pun tidak akan tahan harga, karena dia tidak perlu membayar komisi perantara.

2. Pilih Broker yang Tepat

Bila Anda sudah terlanjur jatuh cinta pada sebuah rumah dan harus membelinya melalui broker atau perantara, maka pastikan broker tersebut bisa dipercaya. Anda bisa bertanya kepada relasi tentang broker yang terpercaya.
 
Bisa juga memakai jasa perantara properti yang sudah terkenal dan mempunyai kredibilitas tinggi. Mereka biasanya akan memberikan pelayanan untuk menguruskan dokumen jual beli. Terkadang juga membantu dalam pengurusan KPR bila Anda mau melakukan transaksi secara kredit.

3. Ketahui Usia Rumah

Usia bangunan rumah akan mempengaruhi harga rumah bekas yang akan Anda beli. Bila kurang dari 10 tahun terbilang baru, usia 10 hingga 20 tahun tergolong sedang dan usia bangunan lebih dari 20 tahun termasuk bangunan tua. Bila rumah tersebut pernah direnovasi, Anda bisa tanyakan kapan terakhir rumah itu direnovasi.
 
Berbagai hal lain yang harus Anda ketahui adalah kualitas bahan, tipe struktur dan kualitas pengerjaannya. Rumah yang semakin tua tentunya kualitasnya akan semakin turun, bila Anda berminat maka Anda juga harus menyiapkan dana tambahan guna renovasi.

4. Cermati Lingkungan

Lingkungan sangat penting diperhatikan, sehingga Anda merasa nyaman dan aman ketika tinggal di rumah tersebut. Akses jalan juga bisa dipertimbangkan, bila Anda membutuhkan jalan yang luas karena mempunyai mobil tentu luas jalan bisa menjadi pertimbangan.

5. Kelengkapan Legalitas

Anda harus mencermati sertifikat rumah atau SHM, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB dan lain sebagainya. Pastikan nama yang tertera sama dengan nama yang akan menjual rumah tersebut.
 
Bila tidak harus segera minta balik nama atau surat jual beli dengan pemilik sebelumnya. Tahapan ini sangat penting, karena menyangkut hukum kepemilikan. Jangan sampai muncul perselisihan di kemudian hari.

6. Cek Harga Pasaran

Untuk pertimbangan Anda sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek berapa harga pasaran di suatu daerah. Sehingga Anda punya patokan dalam tawar-menawar.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif