TIPS

Cara Membersihkan Kamar Mandi dengan Hidrogen Peroksida, Ini Panduannya

Rizkie Fauzian
Rabu 21 Oktober 2026 / 18:16
Ringkasnya gini..
  • Hidrogen peroksida 3 persen dapat membantu membersihkan sejumlah area kamar mandi, mulai dari keramik hingga kaca, selama digunakan sesuai petunjuk produk.
  • Noda pada bak mandi, nat keramik, dan kain tertentu dapat dibersihkan dengan hidrogen peroksida. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis material.
  • Hidrogen peroksida tidak boleh dicampur dengan pemutih klorin, amonia, cuka, atau pembersih lainnya karena berisiko menimbulkan reaksi berbahaya.
Jakarta: Kamar mandi menjadi salah satu area rumah yang rentan terkena kotoran, sisa sabun, dan kelembapan. Membersihkannya secara rutin penting untuk menjaga kebersihan serta kenyamanan saat digunakan.

Setiap material membutuhkan perawatan yang sesuai. Namun, ada bahan yang dapat membantu membersihkan berbagai benda di kamar mandi, mulai dari keramik hingga handuk, yaitu hidrogen peroksida.

Apa Itu Hidrogen Peroksida?

Mengutip The Spruce, hidrogen peroksida merupakan senyawa kimia yang terdiri dari hidrogen dan oksigen dengan rumus kimia H₂O₂. Untuk kebutuhan rumah tangga, larutan berkonsentrasi 3 persen umum tersedia dan dapat digunakan untuk sejumlah keperluan pembersihan.

Hidrogen peroksida memiliki sifat oksidator dan kemampuan antimikroba dalam kondisi tertentu. Bahan ini dapat membantu membersihkan sejumlah permukaan, tetapi efektivitasnya bergantung pada konsentrasi, waktu kontak, dan jenis material.

Beberapa benda dan area kamar mandi yang dapat dibersihkan menggunakan hidrogen peroksida, sesuai petunjuk produk, antara lain:
  1. Bak mandi dan area shower
  2. Keramik dan lantai
  3. Kloset
  4. Kaca kamar mandi
  5. Handuk dan keset
  6. Sejumlah peralatan kecantikan dan kebersihan
Sebelum menggunakannya, periksa petunjuk pada kemasan dan uji terlebih dahulu di bagian kecil yang tidak mencolok. Tidak semua material cocok dibersihkan dengan bahan ini.
   

Cara Menggunakan Hidrogen Peroksida di Kamar Mandi

bersihkan lantai kamar mandi
Cara Menggunakan Hidrogen Peroksida di Kamar Mandi. Foto:
 

1. Bak Mandi dan Area Shower

Bak mandi dan area shower kerap terkena sisa sabun, kotoran, serta noda akibat pemakaian sehari-hari. Hidrogen peroksida dapat membantu membersihkan sebagian noda pada permukaan yang kompatibel.

Untuk area shower, masukkan larutan hidrogen peroksida 3% ke botol semprot yang sesuai dan tidak tembus cahaya. Semprotkan pada permukaan yang akan dibersihkan, lalu ikuti waktu kontak sesuai petunjuk produk. Setelah itu, usap menggunakan spons dan bilas jika diperlukan.

Lakukan cara serupa pada bak mandi. Untuk noda tertentu, pasta dari baking soda dan sedikit hidrogen peroksida dapat membantu proses pembersihan. Uji campuran tersebut pada bagian kecil terlebih dahulu, lalu gosok perlahan menggunakan spons dan bilas hingga bersih.

2. Keramik dan Lantai Kamar Mandi

Hidrogen peroksida dapat digunakan untuk membantu membersihkan keramik yang sesuai dengan petunjuk perawatannya. Semprotkan larutan pada area yang ingin dibersihkan, diamkan sesuai petunjuk produk, lalu usap menggunakan spons atau kain.

Untuk lantai, jangan langsung menuangkan hidrogen peroksida ke ember berisi air tanpa memeriksa petunjuk pengenceran pada kemasan. Konsentrasi dan cara penggunaan yang tepat perlu disesuaikan dengan produk serta jenis lantai.

Bagian nat keramik atau grout juga dapat dibersihkan dengan pasta baking soda dan hidrogen peroksida. Oleskan pada area kecil, gosok perlahan menggunakan sikat berbulu lembut, kemudian bersihkan sisa campuran. Hindari cara ini jika produsen material melarang penggunaan bahan tersebut.

3. Kloset

Kloset perlu dibersihkan secara rutin untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Hidrogen peroksida dapat menjadi salah satu pilihan pembersih, tetapi penggunaannya tidak otomatis menggantikan disinfektan yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut.

Bersihkan permukaan dudukan dan penutup kloset menggunakan pembersih yang sesuai. Jika ingin memakai hidrogen peroksida pada mangkuk kloset, ikuti petunjuk produk mengenai takaran dan waktu kontak.

Jangan mencampurkan hidrogen peroksida dengan pembersih kloset lain. Setelah selesai, bersihkan dan bilas sesuai petunjuk produk.

4. Kaca Kamar Mandi

Pintu shower dan permukaan kaca sering memperlihatkan bercak air serta sisa sabun. Hidrogen peroksida dapat membantu membersihkan sebagian kotoran pada kaca yang kompatibel dengan bahan tersebut.

Gunakan larutan sesuai petunjuk produk, lalu usap permukaan kaca menggunakan kain mikrofiber. Hindari spons kasar atau alat yang berpotensi menimbulkan goresan.

Jika kaca memiliki lapisan pelindung khusus, periksa petunjuk perawatan dari produsen sebelum menggunakan bahan pembersih apa pun.

5. Noda pada Handuk

Hidrogen peroksida juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menangani noda pada kain tertentu. Namun, bahan ini berpotensi memudarkan warna, sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis kain dan petunjuk pencucian.

Sebelum mengoleskan hidrogen peroksida pada noda, uji terlebih dahulu pada bagian kain yang tidak terlihat. Jika aman, gunakan sedikit larutan sesuai petunjuk produk, diamkan sesuai anjuran, lalu cuci seperti biasa.

Hindari merendam handuk berwarna tanpa melakukan uji ketahanan warna. Untuk mengatasi bau apek, pastikan handuk dicuci dengan deterjen yang sesuai dan dikeringkan hingga benar-benar kering.

6. Peralatan Kecantikan dan Kebersihan

Sejumlah peralatan kecantikan berbahan logam, seperti pinset dan gunting kuku, mungkin dapat dibersihkan menggunakan hidrogen peroksida. Namun, bahan ini tidak selalu cocok untuk semua jenis logam dan tidak menjamin peralatan menjadi steril.

Periksa petunjuk perawatan dari produsen sebelum menggunakannya. Hindari merendam peralatan elektronik, seperti catokan, pengering rambut, dan sikat gigi elektrik. Jika ingin membersihkan bagian luarnya, matikan perangkat, cabut dari sumber listrik, dan ikuti petunjuk pembersihan dari produsen. Jangan sampai cairan masuk ke komponen elektronik.

Kuas makeup juga sebaiknya dibersihkan menggunakan metode yang direkomendasikan produsen. Penggunaan hidrogen peroksida secara sembarangan berisiko merusak bulu kuas atau mengubah warnanya.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Hidrogen peroksida tetap merupakan bahan kimia yang perlu digunakan dengan hati-hati. Jangan mencampurkannya dengan pemutih berbahan klorin, amonia, cuka, atau pembersih lainnya karena campuran bahan kimia dapat menimbulkan reaksi yang berbahaya.

Gunakan produk sesuai petunjuk kemasan, hindari kontak dengan mata dan kulit, serta pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik. Simpan hidrogen peroksida dalam kemasan aslinya, jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Hidrogen peroksida juga bukan pengganti semua jenis pembersih. Untuk hasil yang aman, sesuaikan bahan pembersih dengan material yang akan dirawat dan ikuti petunjuk dari produsen. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH