Pertimbangan beli rumah bekas agar tak menyesal. Ilustrasi: Shutterstock
Pertimbangan beli rumah bekas agar tak menyesal. Ilustrasi: Shutterstock

Tips Beli Rumah Bekas, Pertimbangkan Biaya hingga Lingkungan

Rizkie Fauzian • 28 Maret 2022 09:57
Jakarta: Membeli rumah bekas bisa menjadi solusi memiliki hunian dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, membeli rumah bekas bukan perkara mudah.
 
Saat membeli hunian bekas, terutama rumah tua Anda akan dihadapkan dengan berbagai persoalan. Struktur bangunan yang lapuk hingga hingga kebocoran.
 
Baca juga: Selain Harga, Ini Pertimbangan Sebelum Beli Rumah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Membeli rumah bekas membutuhkan ketelitian. Jangan sampai Anda membeli dengan harga murah, namun harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk perbaikan. 
 
Berikut ini beberapa pertimbangan membeli rumah bekas yang perlu Anda pikirkan dengan matang.

1. Biaya perbaikan rumah

Memelihara rumah tua dapat menghabiskan biaya lebih banyak dari yang Anda duga, dan bisa sangat melelahkan. 
 
Lumrah terjadi, rumah bekas atau rumah tua menyedot banyak biaya untuk perawatan, perbaikan, atau pergantian beberapa komponen. 
 
Bila Anda terpaksa membeli rumah bekas, pastikan memeriksa kondisi keseluruhan dengan teliti. Upayakan negosiasi harga, karena Anda harus mengeluarkan dana lain untuk perbaikan rumah.

2. Usia bangunan

Pertimbangan yang satu ini terkait dengan biaya yang harus Anda keluarkan untuk perbaikan. Selain itu, mengetahui usia bangunan juga wajib dilakukan demi keselamatan.
 
Usia bangunan tentu akan mempengaruhi kualitas sebuah rumah. Rumah dengan usia lebih dari 20 tahun termasuk kategori bangunan tua. 
 
Penting untuk memastikan struktur bangunan aman jika terjadi hujan deras dan angin, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
 
Anda perlu menanyakan waktu terakhir kali rumah tersebut direnovasi. Usia efektif bukan dilihat dari kapan terakhir dibangun, namun kapan terakhir direnovasi.

3. Masalah pondasi

Saat membeli rumah tua, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah strukturnya. Anda harus  memiliki pengetahuan dasar tentang fondasi sebelum membeli rumah.
 
Periksa apa ada retakan pada dinding dan langit-langit, pintu dan jendela yang macet, atap kendur, atau kelembaban di dalam rumah.

4. Periksa listrik 

Sebelum memutuskan untuk beli rumah bekas, periksa terlebih dahulu kondisi listrik, termasuk 
daya listrik. Pastikan bahwa daya tersebut cukup untuk memenuhi segala peralatan elektronik.
 
Selain itu, pastikan bahwa instalasi kabel dalam kondisi baik demi menghindari terjadinya korslet listrik di kemudia hari.

5. Cek kondisi air

Selain listrik, kondisi air juga perlu Anda periksa. Mengetahui sumber air bersih sangatlah penting sebelum kita membeli rumah.
 
Pastikan bahwa sumber air ini mengalirkan air bersih dan layak pakai dan dikonsumsi sehari-hari. Jika sumber air berasal dari sumur, pastikan bahwa sumur artesis atau pompa berjarak sekitar minimal 10 meter dari septic tank di rumah.
 
Selain itu, jika sumber air berjenis PAM, pastikan bahwa pemilik rumah tidak memiliki masalah tagihan air.

6. Lingkungan

Rumah bekas memiliki lingkungan yang sudah terbentuk, biasanya sudah ada fasilitas umum yang lengkap seperti sekolah, tempat ibadah hingga pertokoan.
 
Sebaliknya, rumah baru biasanya belum memiliki lingkungan yang terbentuk sehingga tak banyak kelengkapan fasilitas umum. Bahkan tetangga pun masih sedikit dan sepi.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif