Keuntungan investasi properti. Foto: Shutterstock
Keuntungan investasi properti. Foto: Shutterstock

5 Keuntungan Berinvestasi Properti

Properti investasi properti perumahan bisnis properti Properti milenial Investasi Rumah
Rizkie Fauzian • 17 November 2020 12:12
Jakarta: Investasi properti banyak dipilih karena nilainya yang terus naik di masa mendatang. Properti merupakan aset riil yang dapat terlihat wujudnya.
 
Tak hanya itu, investasi properti dinilai lebih cepat mendatangkan keuntungan dan minim risiko jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.
 
Berikut ini adalah beberapa keuntungan investasi properti yang perlu Anda ketahui, dikutip dari laman Lamudi.co.id

1. Perolehan pendapatan finansial

Jika memilih investasi properti, Anda akan mendapatkan pendapatan finansial dari hasil menjual atau menyewakan properti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Investasi properti bisa berupa rumah, tanah kavling, ruko, apartemen, bangunan toko/kios, dan masih banyak jenis investasi properti lainnya. Harga sewa atau harga jual properti ditentukan berdasarkan harga pasar.
 
Bandingkan dengan investasi finansial. Pendapatan yang diperoleh oleh Anda selaku investor berupa bunga. Sedang jika bentuk investasi finansial Anda adalah saham, maka pendapatan yang akan Anda peroleh adalah dividen yang akan diberikan setiap tahunnya.
 
Kesimpulannya, keuntungan yang didapat dari investasi properti jauh lebih pasti dan lebih besar karena setiap waktunya terjadi kenaikan nilai properti. Apalagi mengingat semakin meningkatnya jumlah permintaan akan properti tiap waktunya.

2. Memiliki potensi kenaikan investasi

Karena sifatnya yang langka alias terbatas, harga properti seperti tanah dan bangunan sudah dipastikan akan terus mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan harga-harga barang lainnya.
 
Sesuatu yang langka akan berpengaruh pada nilai ekonomi barang itu sendiri. Anda bandingkan dengan investasi finansial seperti saham. Nilai harga saham akan naik jika kinerja perusahaan dinilai baik. Namun jika kinerja perusahaan buruk, nilai harga saham akan mengalami penurunan.

3. Adanya proteksi terhadap inflasi

Laju kenaikan harga properti setiap tahunnya jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju inflasi.

4. Adanya kontrol sebagai pemilik properti

Anda sebagai pemilik properti dan sekaligus investor memiliki kendali penuh terhadap properti yang dimiliki. Misalnya, ingin menjual, menahan, membangun, memperbaiki, atau menyewakan. Sementara, para investor finansial hanya bisa membeli, menahan, dan menjual investasi finansial saja.

5. Memiliki daya ungkit

Investasi properti memiliki daya ungkit yang tinggi. Contohnya hanya dengan modal Rp100 juta saja Anda bisa membeli properti seharga Rp500 juta dengan sisa kekurangan modal bisa Anda dapatkan dari pinjaman bank.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif