Beberapa barang yang dianjurkan tidak digunakan demi kesehatan. (Foto: Shutterstock)
Beberapa barang yang dianjurkan tidak digunakan demi kesehatan. (Foto: Shutterstock)

Daftar Barang di Rumah yang Ternyata Berbahaya

Properti Tips Properti
Anggi Tondi Martaon • 25 Maret 2019 15:49
Jakarta: Sebuah hunian membutuhkan barang atau perangkat untuk mendukung kegiatan di dalam rumah. Namun, ada beberapa barang yang dianjurkan tidak digunakan demi kesehatan.
 
Dikutip Housebeautiful, ada 13 barang rumah tangga yang sebaiknya dihentikan penggunaanya.
 
1. Alat Masak Anti Lengket

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Memasak dengan wajan anti lengket mengancam pengguna. Sebab, kandungan polytetrafluoroethylene atau lapisan yang terdapat di wajan akan melepaskan gas saat dipanaskan dengan suhu 600 derajat celcius.
 
Gas yang dilepaskan akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan, di antaranya meningkatkan potensi kanker dan penyakit lain.
 
2. Sampo Hewan Anti Kutu
 
Menurut Food and Drug Administration (FDA), pestisida untuk membasmi kutu dapat menyebabkan kerusakan saraf, masalah neurologis, dan lainnya.
 
3. Kapur Barus
 
Kapur barus ternyata berdampak buruk terhadap hewan peliharaan. Kapur barus menyebabkan kanker pada hewan. Sedangkan, untuk manusia belum terbukti memiliki efek serupa.
 
4. Penyegar Udara
 
Menurut Ackerman Cancer Centre, penyegar udara mengandung bahan kimia berbahaya. Tubuh pun mudah terpapar kandungan bahaya tersebut melalui pernafasan, kulit, atau tertelan.
 
Terpapar racun penyegar udara dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakkan pada paru-paru, ginjal, sistem saraf pusat, kanker, dan gangguan pada masalah reproduksi.
 
5. Pembersih Oven
 
Banyak pembersih oven mengandung alkali korosif. Kandungan ini memiliki efek buruk pada saluran pencernaan dan sistem pernafasan. Bahkan, dapat mengancam jiwa jika tertelan.
 
6. Pembersih Toilet
 
Kandungan asam pada pembersih toilet dapat menyebabkan luka bakar di kulit dan mata. Dampak buruk produk ini semakin meningkat jika dicampur dengan jenis pembersih lainnya.
 
7. Sambungan Kabel Listrik
 
Keberadaan sambungan kabel tidak berbahaya. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah penyalahgunaan. Sebab, banyak orang yang asal menggunakan tanpa mengetahui ukuran atau voltase kabel tersebut dan bisa menyebabkan kebakaran.
 
Menurut data yang dikeluarkan CPSP, 4.600 kebakaran rumah berkaitan dengan penyalahgunaan sambungan kabel listrik. Selain itu, sekitar 2.200 orang cedera akibat sambungan kabel.
 
8. Sabun Antibakteri
 
Banyak orang percaya sabun antibakteri merupakan cara terbaik menangkal penyakit berbahaya. Percaya atau tidak, penilaian tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebab, belum ada data komprehensif terkait anggapan tersebut.
 
Menurut FDA, sabun antibakteri justru membuat kuman atau bakteri resisten terhadap antibiotik. Bahkan, berdampak buruk terhadap efektivitas perawatan medis tertentu.
 
9. Cat Rumah
 
Cat dapat mempercantik interior rumah. Namun, mengecat rumah yang mulai menjadi tren pada 1970-an ini justru tidak baik.
 
Pada umumnya, cat mengandung timah dan mulai menguap saat cat menua dan mengelupas. Partikel-partikel tersebut dapat menyebabkan keracunan timbal, terutama pada wanita hamil dan anak-anak.
 
10. Pemutih Pakaian
 
Sudah menjadi rahasia umum kalau pemutih mengandung bahan kimia berbahaya, namun tetap digunakan. Selain mengancam jiwa jika tertelan, pemutih juga meningkatkan risiko penyakit paru obstruktif kronis.
 
11. Humidifier
 
Menurut penelitian yang dipublikasikan Pediatrics, humidifier cukup berbahaya, terutama bagi bayi. Humidifier merupakan alat pelembap udara yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara. Penumpukan mineral dalam mesin humidifier dapat menyebabkan cedera paru-paru.
 
12. Printer
 
Menurut penelitian American Chemical Society, partikel yang dipancarkan oleh printer mirip dengan kandungan negatif asap rokok. Oleh karenanya, pertimbangkan keberadaan printer di rumah Anda.
 
13. Pengering Pakaian
 
Meski tidak mengandung bahan kimia, mesin pengering pakaian mengancam keselamatan keluarga. Menurut FEMA, sekitar 2.900 kebakaran terjadi akibat mesin pengering pakaian setiap tahun. Untuk mencegahnya, pastikan melakukan perbaikan secara berkala.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif