TIPS

Lantai Teras Sering Berlumut? Ini Cara Mencegahnya agar Tetap Bersih

A. Firdaus
Kamis 20 Agustus 2026 / 16:12
Ringkasnya gini..
  • Lantai teras yang mulai ditumbuhi lumut biasanya bukan cuma bikin rumah kelihatan kurang terawat, tapi juga bisa jadi licin saat terkena air.
  • Lumut dan alga memang cenderung tumbuh di permukaan yang lembap.
  • Kuncinya adalah membuat area tersebut nggak terlalu lembap, memastikan air bisa mengalir dengan baik, serta menjaga kebersihan permukaannya secara rutin.
Jakarta: Lantai teras yang mulai ditumbuhi lumut biasanya bukan cuma bikin rumah kelihatan kurang terawat, tapi juga bisa jadi licin saat terkena air. Kondisi ini cukup umum, terutama pada area yang lembap, minim cahaya matahari, dan sirkulasi udaranya kurang baik.

Lumut dan alga memang cenderung tumbuh di permukaan yang lembap. Pada area seperti teras, pertumbuhannya juga bisa makin cepat kalau air sering menggenang atau permukaan jarang dibersihkan.

Supaya lantai teras nggak cepat berubah hijau, beberapa kebiasaan sederhana ini bisa dilakukan.

 

1. Pastikan air tidak menggenang


Coba perhatikan apakah ada bagian lantai yang selalu basah setelah hujan atau selesai dipel. Air yang bertahan terlalu lama membuat kondisi teras jadi lebih ideal untuk pertumbuhan lumut dan alga.

Pastikan saluran pembuangan air berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat. Kalau air dari talang atau pipa justru mengarah ke lantai teras, alirannya juga sebaiknya dialihkan.

 

2. Rutin menyapu dan membersihkan lantai


Debu, daun, tanah, dan kotoran yang menumpuk bisa membuat permukaan lebih mudah lembap. Karena itu, jangan menunggu lantai sudah terlihat hijau baru dibersihkan.

Penyapuan secara rutin bisa membantu mengurangi penumpukan kotoran. Untuk permukaan yang mulai ditumbuhi lapisan hijau tipis, sikat dengan cukup kuat menggunakan alat yang sesuai dengan jenis lantainya. University Extension juga merekomendasikan penyikatan atau pembersihan fisik secara berkala untuk membantu mengurangi pertumbuhan alga di permukaan beton.

   

3. Kurangi kelembapan di area teras


Kalau teras sering basah, cari tahu sumbernya. Bisa jadi air hujan, cipratan dari tanaman, atau penyiraman yang terlalu dekat dengan lantai.

Usahakan air tidak terus-menerus mengenai area yang sama. Untuk tanaman di sekitar teras, atur penyiraman supaya air tidak banyak menggenang di permukaan lantai.

 

4. Maksimalkan cahaya dan sirkulasi udara


Teras yang terus-menerus teduh cenderung lebih lembap sehingga lumut lebih mudah berkembang. Pertumbuhan lumut pada permukaan keras juga bisa lebih cepat di area yang minim cahaya dan memiliki sirkulasi udara buruk.

Kalau teras terlalu tertutup tanaman, pangkas bagian yang terlalu rimbun agar cahaya dan udara bisa masuk. Nggak harus dibuat terang banget, yang penting area tersebut nggak terus berada dalam kondisi lembap dan pengap.

 

5. Bersihkan lumut sejak masih tipis


Kalau sudah muncul bintik atau lapisan hijau di lantai, langsung bersihkan. Jangan dibiarkan sampai menebal karena lumut yang tersisa bisa membantu mempertahankan kelembapan dan mempermudah pertumbuhan berikutnya.

Pembersihan secara rutin juga lebih praktis daripada menunggu seluruh permukaan teras dipenuhi lumut lalu harus dibersihkan sekaligus.

 

6. Jangan asal memakai bahan kimia


Produk pembasmi lumut memang bisa digunakan pada kondisi tertentu, tetapi pemilihannya harus disesuaikan dengan permukaan yang dibersihkan dan petunjuk pada label.

Beberapa bahan kimia juga bisa berdampak pada tanaman di sekitar teras atau lingkungan jika digunakan sembarangan. Untuk pertumbuhan ringan, cara fisik seperti menyapu, menyikat, dan memperbaiki kondisi lembap bisa menjadi langkah awal yang lebih sederhana.

 

7. Cek kondisi teras setelah hujan


Cara paling gampang mengetahui penyebab lantai cepat berlumut adalah memperhatikan kondisi teras setelah hujan. Kalau ada bagian yang selalu basah lebih lama dibanding area lain, kemungkinan ada masalah pada aliran atau pembuangan air.

Jadi, mencegah lantai teras berlumut bukan cuma soal rajin menyikat. Kuncinya adalah membuat area tersebut nggak terlalu lembap, memastikan air bisa mengalir dengan baik, serta menjaga kebersihan permukaannya secara rutin.

Dengan begitu, teras bisa tetap bersih dan risiko lantai menjadi licin karena lumut juga bisa dikurangi.

Desi Indasari

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH