Jenis lantai teras rumah. Foto: Freepik
Jenis lantai teras rumah. Foto: Freepik

10 Jenis Lantai Rumah untuk Hunian Minimalis dan Modern

Rizkie Fauzian • 15 Mei 2026 18:27
Ringkasnya gini..
  • Pemilihan material lantai yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan, daya tahan, sekaligus estetika hunian dalam jangka panjang.
  • Beragam jenis lantai seperti keramik, vinyl, SPC, hingga marmer memiliki karakter dan keunggulan berbeda sesuai kebutuhan ruangan.
  • Material lantai modern kini tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga ketahanan terhadap air, goresan, hingga perubahan suhu.
Jakarta: Lantai menjadi salah satu elemen penting yang menentukan kenyamanan sekaligus tampilan sebuah hunian. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, pemilihan material lantai yang tepat juga berpengaruh terhadap daya tahan rumah dalam jangka panjang.
 
Pemilik rumah kini dihadapkan pada beragam pilihan material lantai yang tersedia di pasaran. Kesalahan dalam memilih jenis lantai tidak hanya memengaruhi estetika ruangan, tetapi juga dapat menimbulkan masalah pada permukaan lantai di kemudian hari.
 
Setiap ruangan memiliki kebutuhan berbeda sehingga pemilihan material lantai perlu disesuaikan dengan fungsi dan kondisi ruang. Dengan memahami kelebihan masing-masing material, hunian dapat terasa lebih nyaman, fungsional, dan awet.

Jenis lantai teras rumah

10 Jenis Lantai Rumah untuk Hunian Minimalis dan Modern
Jenis lantai teras rumah. Foto: Gemini AI

Berikut beberapa jenis lantai teras rumah yang banyak digunakan beserta keunggulannya.

1. Lantai keramik

Keramik menjadi salah satu material lantai paling populer karena harganya relatif terjangkau dan mudah dibersihkan.
 
Material ini memiliki daya tahan yang baik, namun permukaannya cenderung licin sehingga perlu diperhatikan penggunaannya pada area tertentu.

2. Lantai parket kayu

Parket terbuat dari kayu solid maupun engineered wood yang memberikan kesan hangat dan nyaman pada ruangan.
 
 
Meski tampil estetik, material ini membutuhkan kelembapan ruangan yang stabil agar tidak melengkung atau ditumbuhi jamur.

3. Lantai granit

Granit merupakan batu alam dengan tampilan mewah dan ketahanan tinggi terhadap goresan maupun suhu panas.
 
Namun, material ini memiliki harga lebih mahal dan memerlukan tenaga profesional saat pemasangan.

4. Lantai vinyl

Vinyl dikenal tahan air, anti gores, dan nyaman dipijak karena memberikan sensasi hangat. Pemasangannya praktis karena dapat diaplikasikan langsung di atas lantai lama tanpa perlu pembongkaran.

5. Lantai laminasi

Lantai laminasi dibuat dari campuran serbuk kayu dan resin sehingga lebih ringan dibanding kayu asli. Perawatannya cukup mudah sehingga cocok digunakan untuk hunian modern.

6. Lantai batu alam

Material ini memberikan nuansa alami sekaligus memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca. Meski begitu, bobotnya cukup berat dan proses pemasangannya tergolong lebih rumit.

7. Lantai SPC (Stone Plastic Composite)

SPC menjadi salah satu material yang semakin diminati karena tahan air, anti rayap, dan tidak mudah memuai akibat perubahan suhu. Kandungan serbuk batu di dalamnya membuat material ini lebih kokoh dan mudah dirawat.

8. Lantai tegel

Tegel memiliki motif geometris dan warna yang mampu memberikan karakter kuat pada ruangan.
 
Agar lebih awet, permukaan tegel sebaiknya dilapisi pelindung supaya noda tidak mudah meresap.

9. Lantai beton ekspos

Beton ekspos menghadirkan tampilan modern dengan tekstur sedikit kasar dan nuansa industrial yang kuat.
 
Karena permukaannya keras, penggunaan karpet pada beberapa titik disarankan untuk menambah kenyamanan.

10. Lantai marmer

Marmer memiliki pola urat alami yang memberikan kesan artistik dan elegan pada hunian. Material ini cocok digunakan pada rumah bergaya klasik maupun minimalis modern, namun membutuhkan perawatan ekstra karena sifatnya berpori. (Syarifah Komalasari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan