- Bulu sapu yang jarang dibersihkan dapat menjadi kaku, mekar, dan cepat rusak akibat debu yang menumpuk.
- Membersihkan sapu dengan cara yang tepat membantu menjaga bentuk bulunya tetap rapi dan lebih awet.
- Hindari menyimpan sapu dengan posisi bulu menekan lantai karena dapat membuat bulu cepat melebar.
Jakarta: Sapu menjadi salah satu alat kebersihan yang hampir digunakan setiap hari di rumah. Meski sering dipakai, banyak orang justru lupa membersihkan sapu sehingga debu, rambut, dan kotoran menumpuk pada bulunya.
Kondisi tersebut membuat bulu sapu menjadi kaku, mudah mekar, bahkan lebih cepat rusak. Akibatnya, kemampuan sapu untuk mengangkat debu juga berkurang sehingga aktivitas membersihkan rumah menjadi kurang maksimal.
Tips agar bulu sapu tidak mudah mekar dan rusak. Foto: AI
Agar bulu sapu tetap rapi dan lebih awet, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
Langkah ini membuat proses pencucian lebih efektif karena kotoran tidak menggumpal saat terkena air.
Setelah itu, gosok perlahan menggunakan tangan atau sikat berbulu halus hingga sisa debu dan noda terangkat. Hindari menyikat terlalu keras agar bulu sapu tidak berubah bentuk.
Sisa deterjen dapat membuat bulu menjadi kaku setelah mengering sehingga proses pembilasan perlu dilakukan secara menyeluruh.
Langkah sederhana ini membantu menjaga bentuk bulu sehingga tidak mudah mekar setelah kering.
Paparan panas berlebihan dapat membuat beberapa jenis bulu sapu menjadi rapuh, kaku, atau mudah patah.
Jika dibiarkan berdiri dengan tumpuan pada bulu dalam waktu lama, bentuk bulu sapu akan melebar dan menjadi mekar sehingga daya sapunya berkurang.
Perawatan rutin tidak hanya menjaga kebersihan alat, tetapi juga membuat bulu sapu tetap lentur, tidak mudah mekar, dan lebih tahan lama sehingga tidak perlu sering menggantinya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Kondisi tersebut membuat bulu sapu menjadi kaku, mudah mekar, bahkan lebih cepat rusak. Akibatnya, kemampuan sapu untuk mengangkat debu juga berkurang sehingga aktivitas membersihkan rumah menjadi kurang maksimal.
Tips agar sapu tidak mudah mekar dan rusak

Tips agar bulu sapu tidak mudah mekar dan rusak. Foto: AI
Agar bulu sapu tetap rapi dan lebih awet, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
1. Lepaskan debu dan rambut yang menempel
Sebelum dicuci, bersihkan terlebih dahulu debu, rambut, benang, atau kotoran yang tersangkut di sela-sela bulu sapu. Gunakan tangan yang dilindungi sarung tangan, sisir bergigi jarang, atau gunting kecil bila diperlukan.Langkah ini membuat proses pencucian lebih efektif karena kotoran tidak menggumpal saat terkena air.
2. Cuci menggunakan air hangat dan sabun
Rendam bagian bulu sapu di dalam air hangat yang telah dicampur sabun cair atau deterjen lembut selama sekitar 10 hingga 15 menit.Setelah itu, gosok perlahan menggunakan tangan atau sikat berbulu halus hingga sisa debu dan noda terangkat. Hindari menyikat terlalu keras agar bulu sapu tidak berubah bentuk.
3. Bilas hingga bersih
Setelah dicuci, bilas bulu sapu menggunakan air mengalir hingga tidak ada sisa sabun yang menempel.Sisa deterjen dapat membuat bulu menjadi kaku setelah mengering sehingga proses pembilasan perlu dilakukan secara menyeluruh.
4. Rapikan bentuk bulu sebelum dijemur
Sebelum dijemur, rapikan kembali bulu sapu menggunakan tangan agar kembali lurus seperti semula.Langkah sederhana ini membantu menjaga bentuk bulu sehingga tidak mudah mekar setelah kering.
5. Jemur di tempat teduh
Keringkan sapu di area yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.Paparan panas berlebihan dapat membuat beberapa jenis bulu sapu menjadi rapuh, kaku, atau mudah patah.
6. Simpan dengan posisi digantung
Setelah benar-benar kering, simpan sapu dengan cara digantung atau bagian gagangnya disandarkan sehingga bulu tidak terus-menerus menekan lantai.Jika dibiarkan berdiri dengan tumpuan pada bulu dalam waktu lama, bentuk bulu sapu akan melebar dan menjadi mekar sehingga daya sapunya berkurang.
7. Bersihkan secara rutin
Idealnya, sapu dibersihkan setiap dua hingga empat minggu sekali, terutama jika digunakan setiap hari.Perawatan rutin tidak hanya menjaga kebersihan alat, tetapi juga membuat bulu sapu tetap lentur, tidak mudah mekar, dan lebih tahan lama sehingga tidak perlu sering menggantinya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)