Teknik KonMari membantu untuk hidup lebih minimalis. (Foto: Dezeen)
Teknik KonMari membantu untuk hidup lebih minimalis. (Foto: Dezeen)

KonMari dan Kotak Hikidashi, Jurus Bersihkan Rumah ala Jepang

Properti Tips Properti
Rizkie Fauzian • 16 Maret 2019 09:09
Jakarta: Pernah mendengar metode KonMari? Ini adalah teknik merapikan barang-barang yang diperkenalkan oleh Marie Kondo, wanita Jepang yang memiliki hobi beres-beres rumah.
 
Teknik ini datang dari ajaran tradisional Jepang, Shintoisme. Marie memulai profesi tersebut sejak berumur 19 tahun. Singkatnya, Marie Kondo menerbitkan buku The Life-Changing Magic of Tidying Up dan sukses hingga saat ini.
 
Teknik KonMari membantu untuk hidup lebih minimalis. Caranya, seseorang diberikan pilihan untuk menyimpan barang yang bisa memicu kegembiraan, dan merapikan baju dengan teknik lipatan yang rapi di lemari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Marie Kondo memiliki aturan yang ketat dalam metode KonMari. Bukan jumlah barang yang dimiliki, tetapi tentang emosi yang ditimbulkan dari barang-barang tersebut.
 
KonMari dan Kotak Hikidashi, Jurus Bersihkan Rumah ala Jepang
 
Dalam acara Tidying Up with Marie Kondo, penghuni rumah diminta untuk berkonsentasi untuk membangun koneksi dengan rumah yang mereka tinggali. Selanjutnya, penghuni rumah diminta untuk menumpuk barang-barang tersebut di satu tempat.
 
Contoh, dimulai dari pakaian, buku, atau perabot di dapur maupun di gudang. Jika memilih pakaian, penghuni rumah diminta menumpuknya di atas ranjang. Kemudian, sang pemilik disuruh menyortir pakaian yang bisa memicu kegembiraan.
 
Saat dipegang, pakaian tersebut harus bisa menimbulkan kegembiraan. Bila tidak, maka harus disingkirkan atau disumbangkan.
 
Dalam bukanya, Kondo menulis, "Simpan hanya hal-hal yang berbicara dengan hatimu, kemudian ambil risiko untuk membuang sisanya."
 
Kotak Hikidashi
 
Untuk memudahkan seseorang membereskan pakaian maupun barang-barang di rumah, Kondo merilis sebuah wadah yang disebut Kotak Hikidashi.
 
Kotak Hikidashi dimaksudkan sebagai tempat bagi barang-barang berharga yang telah lulus 'spark joy' atau memicu kegembiraan. Ide pembuatan kotak tersebut muncul setelah Marie Kondo bekerja dengan klien di Amerika Serikat (AS).
 
KonMari dan Kotak Hikidashi, Jurus Bersihkan Rumah ala Jepang
 
Dia mencatat bahwa menyimpan stok kotak untuk digunakan sebagai penyimpanan adalah kebiasaan Jepang yang unik dan tidak dipahami di AS. Akibatnya, banyak orang yang semula mengikuti Metode KonMari, lambat laun tidak dapat mempertahankannya.
 
"Dia mencari kotak yang ideal untuk di Amerika, tetapi tidak dapat menemukan yang membuat dia dan kliennya senang," kata perwakilan tim KonMari, dikutip Dezeen.
 
Hingga pada akhirnya berhasil diciptakan kotak yang terdiri dalam tiga set, yakni kotak besar, sedang, dan kecil. Kotak tersebut terbuat dari papan serat, terdiri atas kertas daur ulang untuk mengurangi dampak lingkungan. Di bagian dalam kotak dilapisi cetakan yang dipilih langsung oleh Kondo.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi