Begini Rancangan Venue GBK yang Ramah Difabel
Para atletik putra bertanding di kelas 1500M Men T53/54 Asian Paragames 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Rabu (10/10/2018). Selain akses bagi atlet, kemudahan bagi penonton masih harus disempurnakan.INAPGOC/tjpimages/Dewi Nurcahya
Jakarta: Perhelatan pesta olahraga difabel terbesar Asia sedang berlangsung. Sejumlah fasilitas penunjang Asian Para Games 2018 telah dipersiapkan para penyelenggara demi memudahkan atlet maupun penonton difabel.

Di beberapa jalan menuju venue dan area pertandingan di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan telah dirancang ramah bagi penyandang disabilitas. Misalnya di setiap venue pertandingan terdapat toilet portable yang dikhususkan bagi atlet maupun pengunjung.


Tak hanya itu, tempat duduk penonton untuk kursi roda juga telah tersedia ramp. Khusus di Stadion utama GBK terdapat 264 kursi di tribun penonton bagi penyandang disabilitas dan pendamping.



Selain itu, transportasi umum yang disediakan di area GBK juga disiapkan untuk ramah difabel. Bahkan terdapat beberapa ramp (bidang miring untuk pengguna kursi roda) untuk memudahkan akses naik-turun bagi penyandang disabilitas di setiap halte.

Meski demikian, di beberapa area diakui belum maksimal seperti di parkiran dan trotoar. Beberapa tempat seperti trotoar dinilai belum aksesibilitas.

"Saya tadi masuk lewat pintu 11 mau arah trotoar belum aksesibel, jadi masih harus dibantu karena ada trap yang dari arah jalan raya menuju trotoar," ungkap Rade Bunga, seorang pengguna kursi roda yang hendak menonton pertandingan renang.

Inapgoc -panitia penyelenggara Asian Para Games 2018- mengaku telah melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memaksimalkan venue yang sudah ada. Perbaikan sudah dilakukan terutama yang berkaitan langsung dengan difabel.



"Setiap hari kami melakukan perbaikan, setiap hari kita menerima masukan, banyak sekali masukan yang positif, kita mungkin melakukan kekeliruan, tapi Alhamdulillah respons dari negara peserta  itu sangat luar biasa. Artinya setiap ada masukan selalu positif, mereka bukan komplain keras atau marah tapi mereka datang kepada kami bahwa seharusnya begini," ungkap Ketua Umum Inapgoc, Raja Sapta Oktohari.

Asian Para Games mempertandingkan 18 cabang olahraga (cabor) dan diikuti 43 National Paralympic Committee (NPC). Venue pertandingan terpusat di kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

Terdapat delapan venue yang dipilih di GBK, tujuh di antaranya merupakan venue yang juga dipakai untuk Asian Games. Satu yang berbeda adalah Lapangan Tembak, tetapi masih berada di kawasan GBK.





 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id