Hunian berbasis gas bumi dan ramah lingkungan. Foto: PGN
Hunian berbasis gas bumi dan ramah lingkungan. Foto: PGN

PGN Bangun Hunian Berbasis Gas Bumi

Properti ramah lingkungan perumahan perusahaan gas negara (pgn)
Suci Sedya Utami • 13 November 2020 18:37
Jakarta: Perusahaan Gas Negara (PGN) Group mengembangkan dan menyediakan kawasan hunian berbasis gas bumi dan ramah lingkungan yang diberi nama BerandaMas.
 
Hunian ini dikelola oleh PT Permata Graha Nusantara (PGN Mas), anak usaha PGN untuk mendukung upaya induk usaha dalam pengelolaan gas bumi. BerandaMas berada di Kawasan Vida Bekasi, Jalan Raya Narogong km 11, Bentargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
 
Direktur Komersial PGN Faris Azis menjelaskan BerandaMas merupakan Indonesia First Energy Base House Estate. BerandaMas didukung oleh fasilitas dan infrastruktur dari PGN Group, seperti jaringan pipa gas rumah tangga (jargas), fasilitas internet yang tersambung melalui jaringan Fiber Optik PGNCOM, jaringan utilitas listrik dari PLN, dan menggunakan solar panel. Semua jaringan tersebut berada di bawah tanah, sehingga tidak ada kabel-kabel bersliweran antarrumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dengan jargas akan lebih aman karena pemasangan pipa gas dilakukan oleh teknisi yang bersertifikasi di bidangnya dan akan selalu dimonitor secara berkala. Jargas juga lebih ramah lingkungan dan praktis dengan gas yang mengalir 24 jam. Dengan jargas yang harganya lebih murah, akan dapat menghemat biaya energi sekitar 50 persen setiap bulannya,” kata Faris dalam keterangan resmi, Jumat, 13 November 2020.
 
Faris melanjutkan, teknologi Fiber Optic Network dapat membuat akses internet di BerandaMas lebih cepat dan eksklusif. Ia bilang dengan kecepatan hingga 10Mbps dan koneksi internet yang lebih stabil.
 
Kemudian solar panel berfungsi untuk menyerap energi sinar matahari yang dikonversi menjadi listrik. Dengan kapasitas 1.300 (WP) Wattpeak, maka dapat menghemat penggunaan listrik saat siang hari. Dampak yang dapat dirasakan adanya penghematan yang bisa mencapai 40 persen per bulan.
 
Adapun jarak antartembok dengan jarak tertentu agar sinar matahari untuk memberikan ruang bagi sinar matahari dan sirkulasi udara. Desain ini juga dapat mencegah merambatnya api jika terjadi kebakaran di salah satu rumah.
 
“BerandaMas juga berkonsep Smart Home Concept yang memudahkan penghuni untuk menyalakan dan mematikan perangkat elektronik di dalam rumah dengan menggunakan smartphone,” tambah Faris.
 
Dari sisi keamanan, BerandaMas didesain satu pintu (one gateway) untuk memasuki kawasan perumahan yang disertai CCTV. Selain itu, dilengkapi dengan IP Live Camera sehingga penghuni dapat mengontrol keamananan rumah dari jarak jauh sekalipun.
 
Beberapa fasilitas penunjang lainnya yang dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan seperti rumah sakit, sekolah, POM Bensin, kantor polisi, dan sport club. Tak lupa, fasilitas penunjang yang dapat memudahkan mobilisasi penghuni, seperti akses shuttle bus menuju titik-titik di Jakarta, dekat dengan Stasiun KAI Bekasi Barat dan Bekasi Timur, LRT, Pintu Tol Jatiasih, dan Tol JORR 2.
 
Ia menambahkan, BerandaMas dapat dimiliki oleh masyarakat umum, tidak hanya karyawan PGN saja. Semua unit juga available atau ready stock dengan harga mulai dari Rp800 juta. Semua unit BerandaMas memiliki dua lantai dengan empat tipe interior yaitu Tanagi (60/ 66), Banu (72/ 75), Anila (84/ 89), dan Adanu (105/ 109).
 
"BerandaMas merupakan wujud pilot project layanan beyond gas bumi yang sebentar lagi akan diperluas dalam layanan terintegrasi perwujudan salah satu program gasifikasi nasional, Sapta PGN, bagi masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan tujuan PGN dalam menyalurkan energi baik gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan,” tandas Faris.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif