Penurunan suku bunga belum berdampak signifikan pada sektor properti. Foto: Shutterstock
Penurunan suku bunga belum berdampak signifikan pada sektor properti. Foto: Shutterstock

Penurunan Suku Bunga Belum Berdampak pada Sektor Properti

Properti perumahan suku bunga bisnis properti kpr
Gana Buana • 23 November 2020 22:30
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memutuskan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75 persen.
 
Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengaku berterimakasih atas penurunan suku bunga, namun untuk mendongkrak sektor properti nyatanya dibutuhkan faktor lain selain penurunan suku bunga.
 
"Karena tidak hanya suku bunga saja yang akan berpengaruh untuk mendongkrak sektor properti, ada ekonomi makro, ada ekonomi mikro sehingga daya beli masyarakat ikut tergerak," jelas Paulus saat dihubungi Media Indonesia, Senin, 23 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Paulus mengatakan, penurunan suku bunga memang belum berdampak signifikan untuk mendorong sektor properti. Sebab, sektor perbankan sudah terang-terangan tidak menurunkan bunga KPR.
 
"Ada apa dengan ini, perbankan bertahan. Ayolah bank membuka diri, karena apa yang dibutuhkan sektor properti adalah ekonomi mikro. Tolong saling bantu buka diri perhitungannya bagaimana," kata Paulus.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif