Gedung pemerintahan di Jakarta bakal dijadikan co-working space. (Foto: Shutterstock)
Gedung pemerintahan di Jakarta bakal dijadikan co-working space. (Foto: Shutterstock)

Menkeu Sebut Gedung Pemerintahan akan Dijadikan Co-working Space

Properti pemindahan ibukota coworkingspace
Desi Angriani • 12 September 2019 15:18
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berencana menjadikan gedung-gedung pemerintahan di Jakarta sebagai ruang kerja bersama (co-working space). Rencana ini akan diterapkan setelah ibu kota pindah ke Kalimantan Timur.
 
Saat ini, co-working space semakin dibutuhkan di tengah dominasi pegawai milenial dan pesatnya perkembangan digital.
 
"Lebih dari 70 persen jajaran kami merupakan milenial. Mereka menjadi digital native dan menerima konsep bekerja bersama atau termasuk menggunakan open space," ujar Menkeu yang akrab disapa Ani, ditemui di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 12 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alih fungsi gedung pemerintahan menurut Ani, merupakan bentuk pemanfaatan barang milik negara sebagai ruang kerja bersama yang akan memberikan pemasukan ke kas negara.
 
Apalagi pemerintah telah melakukan investarisir terhadap seluruh barang milik negara (BMN) yang tersebar di Indonesia sehingga pengelolaannya semakin optimal.
 
"Saya minta kepada Dirjen Perbendaharaan, konsep co-sharing dan open space, sehingga kebutuhan space bekerja akan berubah. Ini menentukan bagaimana BMN kita digunakan dengan baik," ucapnya,
 
Ani menyebutkan nilai aset BMN meningkat hingga 14 kali lipat sejak pertama kali Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) disusun pemerintah. Pada 2018, LKPP mencapai Rp4.093,7 dari sebelumnya Rp298,3 triliun.
 
"Kementerian Keuangan berupaya menyempurnakan regulasi pengelolaan BMN dengan menerbitkan permenkeu sebagai petunjuk pengelolaan BMN yang transparan dan akuntabel," ucap Ani.
 
Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur akan memberikan pemasukan lebih besar terhadap BMN. Gedung pemerintahan yang kosong bisa disewakan atau menjadi co-working space bagi perusahaan swasta.
 
"Ide pemindahan ibu kota jadi sangat relevan karena bagaimana Republik Indonesia tetap menjaga barang BMN dan membuat aset baru yang semuanya tetap ditatausahakan secara akuntabel," ucapnya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif