CEO Lippo Karawaci John Riady pada jumpa pers di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019 (Foto:Medcom.id/Rizkie Fauzian)
CEO Lippo Karawaci John Riady pada jumpa pers di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019 (Foto:Medcom.id/Rizkie Fauzian)

Rumah Rp30 M Bebas Pajak, Lippo: Positif bagi Properti

Properti lippo grup
Rizkie Fauzian • 20 Juni 2019 17:03
Jakarta: Pemerintah melonggarkan aturan tentang hunian mewah yang dikenai Pajak atas Barang Mewah (PPnBM). Dalam aturan tersebut, jika hunian mewah nilainya di bawah Rp30 miliar maka bebas PPnBM sebesar 20 persen.
 
CEO Lippo Karawaci John Riady menilai aturan tersebut berdampak positif terhadap industri properti di Tanah Air. Kebijakan tersebut diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk membeli rumah pertama.
 
"Kami apreasiasi kebijakan PPnBM tersebut. Kami pandang sangat penting agar hunian masyarakat bisa segera terpenuhi. Kami yakin pemerintah bisa mendorong kepemilikan rumah pertama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata John Riady di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun Lippo Karawaci tidak bermain pada segmen rumah mewah yang harganya mencapai puluhan miliar, kebijakan tersebut diyakini akan berdampak positif bagi industri properti.
 
"Lippo tidak main di tingkat hunian, khususnya apartemen di harga tersebut, tapi biasanya mereka yang beli landed atau tanah milik Lippo mungkin terpengaruh," ucapnya.
 
Kebijakan tersebut, menurut John Riady menjadi kian penting karena kebutuhan hunian masyarakat luas dapat segera terpenuhi. Keputusan menaikkan nilai batas PPnBM juga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan sektor properti melalui peningkatan daya saing dan investasi.
 
"Industri properti bisa bangkit, pemerintah juga bisa membangkitkan industri lain karena properti ini turunannya banyak sehingga multiplier effect," kata John.
 
Sebelumnya, pada PMK Nomor 35/PMK.010/2017 disebutkan, daftar jenis barang kena pajak yang tergolong mewah seperti rumah dan town house dari jenis non stratatitle dengan harga jual sebesar Rp20 miliar atau lebih akan dikenai PPnBM dengan tarif sebesar 20 persen.
 
Sementara, apartemen, kondominium, town house dari jenis stratatitle, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp10 miliar rupiah atau lebih juga dikenai PPnBM dengan tarif sebesar 20 persen.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif