Gerbang kompleks perumahan mewah Sentul City, Sentul Selatan, Kab. Bagor. dok/MI/Adam Dwi
Gerbang kompleks perumahan mewah Sentul City, Sentul Selatan, Kab. Bagor. dok/MI/Adam Dwi

20 Tahun Tak Bersertifikat, Warga Sentul City Lapor ke Ombudsman

Properti sertifikat tanah gratis konflik agraria
01 Februari 2019 17:15
Bogor: Sebanyak 31 warga Sentul City, Bogor melapor ke Ombudsman RI (ORI) DKI Jakarta terkait kepemilikan sertifikat rumah. Padahal rumah kini yang ditempati sudah lunas dibayar.
 
"Kami mendapat laporan dua miggu lalu. Ada 31 warga yang melaporkan mereka sudah membeli tanah di sentul city sekitar 20 tahun lalu," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho di Kantor Ombudsman, Jakarta, Kamis (31/1/2019).
 
Para warga yang telah membayar lunas pembelian rumah, baik dengan cash maupun kredit hanya mendapatkan surat pelunasan dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tanpa mendapatkan bukti kepemilikan apapun.

"Rumah di sana harganya miliaran, tapi status tanahnya sama dengan yang di pinggiran kali. Warga tidak punya bukti kepemilikan tanah sama sekali," ujarnya.


Sebagaimana dilansir dari Antara, hingga kini Ombudsman RI masih mendalami kasusnya. Diduga pangkal masalah adalah perumahan Sentul City belum menerima sertifikat induk, sehingga Badan Pertahanan Nasional (BPN) belum bisa menerbitkan sertifikat kepemilikan rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, berdasarkan pengankuan warga, warga Sentul City masih dimintai Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). "Ini juga harus kami periksa. Apakah dulu BPHTB ketika dibayarkan itu sudah disetrokan ke negara atau belum. Ini yang kami kahwatirkan, bahwa ada ketidakbayaran pajak yang dilakukan kepada negara," jelas Teguh.
 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif