Harga rusun subsidi terbaru 2026. Foto: MI
Harga rusun subsidi terbaru 2026. Foto: MI

Belum Ada Aturan Baru, Harga Rusun Subsidi 2026 Masih Sama

Rizkie Fauzian • 09 Januari 2026 16:19
Jakarta: Pemerintah memastikan harga jual maksimal rumah susun (rusun) subsidi di wilayah Jabodetabek pada 2026 belum mengalami perubahan. Hingga kini, belum ada regulasi baru yang mengatur penyesuaian harga, sehingga ketentuan lama masih menjadi acuan dalam program perumahan bersubsidi.
 
Untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, harga jual tertinggi rumah subsidi baik rumah tapak maupun rusun tetap dibatasi maksimal Rp185 juta per unit sebagai batas atas dalam skema KPR subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Harga rusun subsidi lebih tinggi dari rumah tapak

Meski batas maksimal rumah subsidi tapak ditetapkan Rp185 juta per unit, harga rusun subsidi di Jabodetabek secara praktik berada di atas angka tersebut. Hal ini disebabkan mekanisme penetapan harga rusun yang dihitung berdasarkan harga per meter persegi dikalikan luas unit, ditambah biaya konstruksi bangunan bertingkat dan fasilitas bersama.
 
 
Karena itu, harga rusun subsidi tetap lebih mahal dibanding rumah tapak, namun masih masuk dalam kategori hunian terjangkau untuk wilayah perkotaan.

Contoh harga rusun subsidi di Jabodetabek

Mengacu pada Keputusan Menteri PUPR Nomor 995/KPTS/M/2021 yang hingga kini masih dijadikan rujukan, kisaran harga rusun subsidi di Jabodetabek adalah sebagai berikut:
  1. Jakarta Barat: sekitar Rp320,4 juta per unit
  2. Jakarta Selatan: sekitar Rp331,2 juta per unit
  3. Jakarta Timur: sekitar Rp316,8 juta per unit
  4. Jakarta Utara: sekitar Rp345,6 juta per unit
  5. Jakarta Pusat: sekitar Rp334,8 juta per unit
  6. Tangerang & Tangerang Selatan: sekitar Rp302,4 juta per unit
  7. Depok, Bogor, Bekasi: sekitar Rp302,4 juta – Rp309,6 juta per unit
Perlu dicatat, angka tersebut merupakan ketentuan lama yang masih digunakan sebagai acuan di berbagai sumber. Harga akhir setiap proyek rusun subsidi dapat berbeda tergantung lokasi, fasilitas, kebijakan pengembang, serta keputusan pemerintah daerah setempat.

Di tengah keterbatasan lahan dan mahalnya harga tanah, rusun subsidi tetap menjadi solusi hunian bagi MBR di kawasan Jabodetabek. Lokasi yang lebih dekat ke pusat aktivitas, akses transportasi umum, serta dukungan KPR bersubsidi menjadikan rusun sebagai alternatif realistis dibanding rumah tapak.
 
Calon pembeli disarankan untuk tetap mencermati legalitas proyek, status subsidi FLPP, serta kesiapan unit sebelum memutuskan pembelian.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan