Perbaikan kualitas rumah melalui program bedah rumah. Foto: Kementerian PUPR
Perbaikan kualitas rumah melalui program bedah rumah. Foto: Kementerian PUPR

Anggaran Rp87,5 Miliar untuk Perbaikan 5.000 Rumah di Yogyakarta

Properti perumahan sejuta rumah bedah rumah Penyediaan Rumah Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 08 Oktober 2020 10:57
Yogyakarta: Sebanyak 5.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Yogyakarta mendapatkan bantuan perbaikan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
 
Adapun anggaran untuk perbaikan rumah capai Rp87,5 miliar. Program BSPS yang lebih dikenal dengan bedah rumah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah tersebut.
 
"Kementerian PUPR melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi D.I Yogyakarta pada 2020 ini menangani 5.000 rumah tidak layak huni untuk dibedah dan diperbaiki," ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Jawa III Mochamad Mulya Permana dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, Program BSPS tersebut dilaksanakan tersebar di lima Kabupaten/Kota di antaranya Kabupaten Sleman sebanyak 1044 unit, Kabupaten Kulon Progo 704 unit, Kabupaten Gunungkidul 1525 unit, dan Kota Yogyakarta 150 unit, dan kabupaten Bantul 1577 unit.
 
Program bantuan stimulan perumahan swadaya atau yang biasa disingkat BSPS memiliki persyaratan yang harus terpenuhi agar program ini tepat sasaran, salah satu syarat yaitu bantuan harus diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan memiliki rumah yang tidak layak huni.
 
Dalam penyaluran program tersebut, pihak Kementerian PUPR bekerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah dan bank penyalur dana Program BSPS dan nantinya bantuan akan diserahkan kepada penerima bantuan berupa bahan material bangunan serta upah tukang,” terangnya.
 
Dirinya menjelaskan bahwa program BSPS dari Kementerian PUPR pada prinsipnya berupaya mendorong prakarsa dan upaya masyarakat agar memiliki kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi sendiri pembangunan rumahnya secara swadaya dari Ditjen Perumahan.
 
Salah seorang Penerima Bantuan Program BSPS Tahap 2 dari Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul bernama Mujirin mengaku dirinya merasa bersyukur telah diberi bantuan stimulan yang dapat mendorong untuk memperbaiki rumah.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif