Pameran properti yang digelar dengan konsep hybrid. Foto: Shutterstock
Pameran properti yang digelar dengan konsep hybrid. Foto: Shutterstock

Berburu Rumah di Pameran Properti Berkonsep Hybrid

Rizkie Fauzian • 03 November 2021 16:55
Jakarta: Bisnis properti diperkirakan mulai bangkit, ditandai dengan penjualan hunian yang terus membaik. Hal ini dimanfaatkan oleh perusahaan teknologi properti menggelar pameran dengan konsep hybrid.
 
Pameran bertajuk Lamudi Property Fair (LPF) 2021 diselenggarakan secara offline maupun online. Penyelenggaraan pameran di dorong oleh tingginya angka pencarian properti pada milenial dan generasi Z.
 
CEO Lamudi.co.id Mart Polman mengatakan,  pameran ini bertujuan untuk memfasilitasi pembelian properti. Tren penjualan properti di Lamudi.co.id didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami melihat bahwa generasi inilah yang berpotensi mengakselerasi pemulihan sektor properti yang terimbas pandemi di awal 2022. Kami harap LPF 2021 ini dapat menjadi sebuah momentum dalam meningkatkan angka penjualan properti," katanya dalam keterangan, Rabu, 3 November 2021.
 
Dirinya melihat perkembangan yang cukup pesat pada pengguna website Lamudi.co.id selama lima tahun ke belakang yang didominasi oleh masyarakat pada usia 25 sampai 34 tahun. Usia tersebut mengalami kenaikan 781 persen dari 2016 dan tahun ini mereka adalah setengah dari pengguna Lamudi.co.id. 
 
Berdasarkan data laporan Tren Pasar Properti Lamudi.co.id H-1 2021, sebanyak 73,8 persen dari pengguna memiliki preferensi pembelian rumah melalui kredit atau metode Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
 
"Oleh karena itu, LPF tahun ini berupaya meningkatkan opsi bank penyedia jasa KPR dengan menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra," jelasnya.
 
Senior Vice President Marketing Communications PT Bank Syariah Indonesia Ivan Ally menjelaskan, demi mendukung pertumbuhan sektor properti di tengah pandemi, pihaknya bermitra dengan Lamudi.co.id.
 
"Kemitraan tersebut untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan properti dengan skema pembiayaan syariah (KPR dan KPA) kepada kaum milenial dan generasi Z yang masih memiliki preferensi pembayaran secara mencicil,’’ ungkapnya.
 
Sebagai PropTech, Lamudi.co.id menyelenggarakan LPF demi menjembatani preferensi para pengembang properti terhadap metode pemasaran hybrid (offline dan online) dan memastikan kehadiran pada setiap titik penting perjalanan pembeli properti pertama. 
 
“Lamudi.co.id berinisiatif untuk menghadirkan pengalaman yang konsisten bagi pembeli properti dan memberi platform bagi pengembang properti untuk menyediakan pengalaman ini," tambah Mart.
 
Pengembang properti dari seluruh Indonesia juga telah menyadari pentingnya menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi calon pembeli. Melalui LPF, puluhan proyek dari pengembang properti ternama di seluruh Indonesia.
 
Pameran ini digelar secara online mulai dari 09 November-19 Desember dan event offline akan dimulai dari 6-19 Desember di Grand Indonesia.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif