NEWSTICKER
Mahasiswa diminta berpartisipasi dalam bedah rumah. dok. Kementerian PUPR
Mahasiswa diminta berpartisipasi dalam bedah rumah. dok. Kementerian PUPR

Kementerian PUPR Ajak Mahasiswa KKN Bedah Rumah

Properti sejuta rumah bedah rumah Penyediaan Rumah Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 23 Januari 2020 18:26
Pontianak: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak mahasiswa perguruan tinggi untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan berpartisipasi dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
 
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengenalkan mahasiswa mengenai pentingnya rumah layak huni sekaligus mengaplikasikan keilmuan dalam program pembangunan perumahan.
 
"Kami mengajak mahasiswa untuk dapat melaksanakan KKN yang terkait dengan pelaksanaan bedah rumah," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengabdian ke masyarakat secara langsung. Mereka juga bisa mengaplikasikan pendekatan lintas keilmuan yang dimiliki guna membantu masyarakat di daerah dalam jangka waktu tertentu.
 
Khalawi berharap perguruan tinggi di Indonesia dapat memberikan dukungan terhadap program bedah tumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang pelaksanaannya tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itu, KKN mahasiswa yang selama ini dilaksanakan oleh perguruan tinggi bisa ikut berperan dalam pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH).
 
Dalam kegiatan KKN, imbuh Khalawi, para mahasiswa juga dapat mempelajari berbagai pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR mulai dari pembangunan perumahan, penataan lingkungan, pembangunan jalan, serta bagaimana menjaga agar kualitas sumber daya air dapat terjaga dengan baik.
 
"Mahasiswa itu calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Mereka juga diharapkan dapat mengentaskan RTLH melalui pelaksanaan KKN," tandasnya.
 
Program bedah rumah dibuat guna meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni. Rumah masyarakat yang tidak layak huni diusulkan lokasinya oleh pihak desa atau kelurahan serta mendapatkan persetujuan dari Kepala Daerah seperti Bupati/wali kota atau Gubernur.
 
Apabila lokasi rumah yang mendapat bantuan bedah rumah ditetapkan, Kementerian PUPR akan melakukan verifikasi calon penerima bantuan melalui tenaga fasilitator lapangan (TFL).
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif