Pemindahan Ibu Kota Negara tak pengaruhi pasar properti di Jabodetabek. Foto: Shutterstock
Pemindahan Ibu Kota Negara tak pengaruhi pasar properti di Jabodetabek. Foto: Shutterstock

Ibu Kota Pindah, Bagaimana Nasib Pasar Properti di Jakarta?

Properti pemindahan ibukota investasi properti properti Bisnis Properti Ecommerce Ibu Kota Baru
Rizkie Fauzian • 19 Oktober 2021 17:59
Jakarta: Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur dinilai tak mempengaruhi minat investor ke pasar properti Jabodetabek. Jika sesuai rencana, pemindahan IKN rencananya akan dimulai pada 2024.
 
Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL) Yunus Karim mengatakan, jika dikaitkan dengan rencana pemindahan IKN saat ini masih harus dilihat. 
 
"Masih wait and see. Nanti waktunya kita lihat bagaimana pemindahan IKN tersebut akan berpengaruh terhadap harga properti dan tanah di Jakarta dan Kalimantan," jelasnya dalam konferensi pers virtual, Selasa, 19 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Yunus, saat ini pusat bisnis masih berada di Jakarta sehingga properti di Jakarta masih diminati oleh investor
 
"Jakarta masih pusat bisnis, sektor pergudangan dan rumah tapak di kawasan Jabodetabek masih mendapatkan respons cukup sehat dari market," jelasnya.
 
Head of Industrial JLL Farazia Basarah menambahkan, permintaan positif didominasi oleh penyedia jasa logistik yang terus berekspansi dengan menyewa ruang gudang di area Jabodetabek. 
 
Selain itu, perusahaan e-commerce, khususnya start-up yang bertumbuh pesat saat ini cenderung mencari ruang gudang yang berlokasi dekat dengan pusat kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Semarang, dan Bandung.
 
"Permintaan yang sehat ini membuat tingkat hunian ruang gudang modern di Jabodetabek cukup stabil di angka 93 persen," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif