Hunian tetap yang dibangun Kementerian PUPR untuk korban bencana. Foto: Kementerian PUPR
Hunian tetap yang dibangun Kementerian PUPR untuk korban bencana. Foto: Kementerian PUPR

Progres Pembangunan 8.788 Hunian Tetap Korban Bencana

Rizkie Fauzian • 13 April 2022 18:26
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  melakukan penanganan infrastruktur pascabencana di beberapa provinsi di Indonesia. Salah satunya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, dan Sumatera Barat.
 
Percepatan penanganan dilaksanakan sekitar 987 kegiatan guna pemulihan fungsi penyediaan sumber daya air, konektivitas jalan dan jembatan, permukiman, dan perumahan. 
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Indonesia terletak pada zona tektonik yang sangat aktif atau biasa disebut 'Pacific Ring of Fire' yang menyebabkan wilayah Indonesia rawan bencana gempa bumi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penanganan bencana dilaksanakan sesuai dengan tahapan siklus bencana meliputi pra bencana dengan melakukan pencegahan dan mitigasi serta kesiapsiagaan, pada saat bencana terjadi kita melakukan tahap tanggap darurat, dan pasca bencana berupa kegiatan pemulihan  (rehabilitasi dan rekonstruksi)," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 April 2022.
 
Di Provinsi Sulawesi Tengah, penanganan pascabencana gempa dan likuifaksi di  sebanyak 343 kegiatan, dengan progres 60 persen selesai, 6 persen on-going, dan sisanya 34 persen dalam persiapan di antaranya bidang SDA berupa ehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan Tanggul Laut Pengaman Pantai Teluk Palu, bidang jalan dan jembatan berupa rekonstruksi dan pembangunan 9 ruas jalan dan 12 jembatan serta penanganan lereng di jalan nasional.
 
Di bidang Perumahan sebanyak 28 kegiatan, dengan progres 61 persen selesai dan 39 persen dalam persiapan salah satunya pembangunan 8.788 unit hunian tetap (huntap). 
 
Selain hunian  yang memenuhi standar, infrastruktur penunjang bidang permukiman juga dibangun sebanyak 268 kegiatan, dengan progres 66 persen selesai, 3 persen on-going, dan 30 persen dalam persiapan di antaranya rehabilitasi, optimalisasi dan pembangunan 9 SPAM di Sulawesi Tengah.
 
Selanjutnya penanganan pasca bencana gempa di Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 158 kegiatan, dengan progres 65 persen selesai, 34 persen on-going, dan 1 persen dalam persiapan. Penanganan pasca bencana Siklon Seroja di Provinsi NTT sebanyak 418 kegiatan, dengan progres 86 persen selesai dan 14 persen on-going.
 
Penanganan pascabencana Siklon Seroja di Provinsi NTB sebanyak 38 kegiatan yang telah selesai meliputi bidang SDA 27 kegiatan, permukiman 9 kegiatan, dan pembangunan 292 unit hunian tetap. Kemudian penanganan pascabencana Erupsi Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur sebanyak 30 kegiatan on-going dan penanganan tanggap darurat bencana gempa di Provinsi Sumatera Barat. 
 
Selain penanganan bencana di 6 Provinsi tersebut, sepanjang tahun 2021 dan 2022 Kementerian PUPR juga melakukan kegiatan tanggap darurat rehabilitasi dan rekonstruksi di 12 lokasi bencana seperti banjir di Provinsi Aceh dengan target selesai akhir April 2022, longsor dan banjir Kali Ciputat di Kota Tangsel, Banten telah selesai 15 Juni 2021, dan banjir rob Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta pada tanggal 7 Desember 2021 silam dan telah selesai melalui peninggian tanggul dengan geobox sepanjang 1.139 meter. 
 
Pada 2021 juga dilakukan penanganan tanggul jebol Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi dan Perumahan Pondok Gede Permai di Kota Bekasi berupa pembangunan tanggul sementara geotextile jumbo bag serta tanggul permanen melalui kegiatan pengendalian banjir Kali Bekasi.
 
Bencana tanggul longsor di Bendungan Cipancuh, bencana Jembatan Rembun amblas di Pekalongan Jawa Tengah, banjir di Kota Sintang Kalimantan Barat, banjir Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, Banjir Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. 
 
Selanjutnya penanganan bencana banjir di Kota Serang Banten, bencana longsor pada ruas Jalan Sumedang-Cijelag Jawa Barat, longsor pada ruas Jalan Pringsurat-Temanggung Jawa Tengah dan bencana banjir di Jayapura Papua pada 6 Januari 2022 melalui normalisasi Sungai Siborgonyi, Sungai Acai, dan Sungai Makanoay yang telah selesai 10 Februari 2022.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif