Strategi pemerintah tingkatkan capain program perumahan. Foto: Kementerian PUPR
Strategi pemerintah tingkatkan capain program perumahan. Foto: Kementerian PUPR

Tingkatkan Capaian Program Perumahan, Kementerian PUPR Susun Strategi Khusus

Properti Permukiman Perumahan sejuta rumah Rusun rumah tapak Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 16 Juli 2021 10:39
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan strategi khusus dan action plan dalam proses pendataan Program Sejuta Rumah  (PSR) tahun ini. 
 
Meskipun saat ini Indonesia masih dalam masa pandemi covid-19, namun Kementerian PUPR bersama mitra kerja bidang perumahan tetap berupaya membangun rumah layak huni untuk masyarakat.
 
"Kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi dan perlu intervensi dari pemerintah dan dukungan semua pihak," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, berbagai program perumahan terus digulirkan oleh pemerintah untuk mendorong capaian program Sejuta Rumah. Pemerintah membagi dua target yakni rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 70 persen dan rumah untuk non MBR sekitar 30 persen.
 
"Pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya dan penyaluran bantuan prasarana sarana dan utilitas dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan untuk membantu masyarakat untuk menempati rumah yang layak huni.
 
Khalawi menambahkan, Kementerian PUPR juga mendorong agar pembangunan rumah bersubsidi oleh pengembang perumahan bisa terus berjalan dengan penyaluran PSU dan KPR bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 
 
"Sektor swasta juga bisa bergerak melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) bidang perumahan dan masyarakat bisa membangun rumah secara swadaya," jelasnya.
 
Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur menyatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi baik di internal Kementerian PUPR serta eksternal yakni para mitra kerja pemerintah di sektor perumahan guna mendorong capaian PSR di masa pandemi ini. 
 
Pihaknya akan melakukan evaluasi internal terkait proses pendataan PSR serta menyusun strategi khusus untuk meningkatkan capaian PSR di lapangan. 
 
Untuk melaksanaan stategi tersebut, pihaknya akan melibatkan PPDPP, DJPI, serta Balai P2P dan Satuan Kerja yang ada di daerah serta  menggerakkan Tenaga Pendamping Masyarakat untuk Program BSPS dan Tenaga Ahli Penyediaan Perumahan (TAPP) Direktorat SSPP. 
 
"Pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat juga menjadi salah satu target pendataan PSR," ungkapnya. 
 
Pada kesempatan itu, Kepala Subdit Rentek Direktorat RUK, Kresna Harahap juga menyampaikan sejumlah strategi dan action plan untuk pelaksanaan PSR. Selain itu, pihaknya juga telah membuat prognosis capaian PSR hingga akhir tahun 2021. 
 
"Kami juga telah menyusun action plan pendataan PSR dari Juli hingga Desember 2021. Kami berharap capaian PSR bisa terus meningkat seiring dengan pelaksanaan pembangunan perumahan di lapangan yang dilaksanakan Kementerian PUPR maupun mitra kerjanya," katanya.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif