Dirut PPK GBK Winarto memeriksa pagar pembatas lapangan SUGBK yang dirusak oknum suporter penonton laga final Piala Presiden, Minggu (18/2/2018). Antara Foto/M Adimaja
Dirut PPK GBK Winarto memeriksa pagar pembatas lapangan SUGBK yang dirusak oknum suporter penonton laga final Piala Presiden, Minggu (18/2/2018). Antara Foto/M Adimaja

Kerugian SUGBK Gara-gara Vandalisme Membengkak

Properti asian games 2018 gbk
Satria Sakti Utama • 01 Maret 2018 11:32
Jakarta: Biaya perbaikan kerusakan fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membengkak berlipat-lipat dari perkiraan awal. Kerusakan tersebut gara-gara ulah oknum suporter dalam laga final Piala Presiden 2018 beberapa waktu lalu.
 
Semula biaya diperkirakan tidak lebih dari Rp 150 juta. Namun kini totalnya ternyata hampir Rp 900 juta. Rinciannya perbaikan taman sekitar Rp 200 juta, pagar magnetik stadion Rp 600 juta dan sisanya untuk kerusakan yang lain.
 
"Ini kesalahan perhitungan dari pihak pengembang saja," ujar Direktur Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto dalam penutupan Piala Presiden 2018 di Menteng, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua kerusakan yang ada telah diganti Pak Maruarar (Ketua Steering Committe Piala Presiden 2018). Saya senang dan mengapresiasi beliau karena ini namanya tanggung jawab penuh," tambahnya.
 
Di dalam kesempatan sama Ketua SC Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait menyatakan Piala Presiden 2018 berjalan baik. Bahkan sudah ada sponsor untuk penyelenggaraan tahun mendatang.
 
"Jika diselenggarakan lagi sudah ada sponsor sebesar Rp 25 miliar siap membantu. Hadiah juara bisa naik Rp 3,5 miliar. Artinya ada kepercayaan dari sponsor dan itu patut diapresiasi," ujarnya.
 
Laga final Piala Presiden 2018 mempertemukan kesebelasan Persija dengan Bali United, Sabtu (17/2/2018). Suporter yang tak memiliki tiket memaksa masuk dengan cara merusak pintu masuk SUGBK. Tak hanya itu, usai laga yang dimenangkan Persija, sejumlah suporter merusak pagar pembatas untuk ikut masuk ke lapangan.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku menangis saat melihat oknum suporter melalukan perusakan. Belum lagi informasi di media sosial sangat gencar hingga muncul tagar #RIPSUGBK
 
"Kemarin pas kejadian saya ada di Jogja. Pas lihat medsos (media sosial) saya nangis betul yah. Bukan apa-apa, karena ini perjuangan kita memperbaiki ini," ujar Basuki saat meninjau langsung SUGBK, Senin (19/2/2018).
 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan segera meperbaiki kerusakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ulah oknum suporter yang merusak sangat disesalkan. 'Kemarin saat kejadian saya ada di Jogja. Lihat medsos, saya nangis betul karena ini adalah perjuangan kita memperbaiki,," ujar Basuki saat meninjau SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin, 19 Februari 2018. Beberapa fasilitas SUGBK rusak akibat ulah oknum suporter yang menonton langsung laga final Piala President 2018 pasangan Sabtu lalu. Fasilitas baru yang rusak di antaranya adalah hasil renovasi selama 1,5 tahun dan menelan biaya ratusan milyar. Foto: dok.Kemenpupr #sugbk #sugbksenayan #jagagbk #ripgbk #pialapresoiden2018 #suporter @persijajkt @baliunitedfc

A post shared by Metrotv Indonesia (@metrotv) on



 

 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif