Sektor properti merupakan penggerak perekonomian. Foto: APLN
Sektor properti merupakan penggerak perekonomian. Foto: APLN

Ekonomi Pulih, Pengembang Mulai Kebut Pembangunan Properti

Eko Nordiansyah • 29 Juni 2022 19:58
Jakarta: PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mempercepat pembangunan proyek propertinya sebagai booster percepatan pemulihan ekonomi nasional. Pasalnya pembangunan proyek properti dinilai memiliki dampak lanjutan terhadap kinerja sektor-sektor lain yang terkait.
 
Marketing Director APLN Agung Wirajaya mengatakan, groundbreaking Bukit Podomoro Jakarta merupakan salah satu upaya Agung Podomoro mendorong perekonomian. Agung Podomoro melihat situasi pasar guna menghadirkan produk properti yang inovatif.
 
Baca juga: Kuartal I, Agung Podomoro Cetak Laba Komprehensif Rp41 Miliar

"Ini merupakan salah satu indikator bahwa sektor properti merupakan penggerak perekonomian. Kehadiran Bukit Podomoro Jakarta di wilayah Jakarta Timur akan menjadi ikon dan pusat bisnis baru," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2022.
 
Bukit Podomoro Jakarta merupakan kawasan hunian di Jakarta Timur. Kegiatan groundbreaking ini merupakan wujud komitmen Agung Podomoro dalam mempercepat pembangunan proyek properti di salah satu kawasan emas Jakarta Timur, sekaligus mendorong perekonomian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga dapat mendukung penuh akselerasi pertumbuhan ekonomi kawasan Jakarta Timur dan sangat potensial memberikan dampak luas di ibu kota Jakarta dan sekitarnya," jelas Agung.
 
Ia menyebut, sejumlah proyek properti Agung Podomoro selalu menjadi pusat ekonomi baru. Misalnya Podomoro City Jakarta di Jakarta Barat, Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View di Cimanggis, Kota Podomoro Tenjo, Kota Kertabumi Karawang, dan Podomoro City Deli Medan.
 
Baca juga: Pasokan Melonjak, Rumah Seken di Tangerang Paling Banyak Dicari

"Kesuksesan perusahaan dalam menciptakan ekonomi baru di sejumlah wilayah ini menjadikan kami terus tertantang. Kami bersyukur, proyek properti yang kami hadirkan selalu sukses terserap pasar sehingga bisa menjadi magnet ekonomi baru di Indonesia," ungkapnya.
 
Pada kuartal III-2022, ia mengatakan, pembangunan rumah dan ruko akan dimulai. Agung Podomoro memastikan serah terima akan dilakukan kurang lebih dua tahun sejak dilakukannya Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atau bisa dilakukan pada akhir 2023 secara bertahap.
 
Chief Marketing Officer Bukit Podomoro Jakarta Zaldy Wihardja menjelaskan Agung Podomoro telah mengantongi izin mendirikan bangunan sehingga konstruksi bisa langsung dimulai. Agung Podomoro juga sudah mempersiapkan desain pembangunan infrastruktur yang memadai.
 
Baca juga: Tahun Ini, Rumah Tapak Masih Jadi Primadona

Setelah tahap groundbreaking ini pihaknya akan terus mempercepat pembangunan Bukit Podomoro Jakarta sebanyak kurang lebih 120 unit. Ia menambahkan, kawasan hunian ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas baik interior rumah maupun fasilitas penunjang lainnya.
 
"Dengan kualitas premium yang dihadirkan oleh Bukit Podomoro Jakarta ini kami memastikan bahwa hunian yang kami kembangkan akan memenuhi kebutuhan konsumen akan hunian impian yang menguntungkan dari berbagai sisi, baik untuk tempat tinggal maupun investasi," pungkas dia.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif