Rusun Rawa Buaya. Foto: MI/Pius Erlangga
Rusun Rawa Buaya. Foto: MI/Pius Erlangga

Rusunawa Rawa Buaya dan Daan Mogot Minim Air Bersih

Properti rusunawa rusun penghuni rusunawa Rusunami
Putri Anisa Yuliani • 06 Desember 2019 15:49
Jakarta: Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta mengeluhkan minimnya pasokan air bersih ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang ada di beberapa titik.
 
Keluhan itu disampaikan kepada Komisi D DPRD DKI Jakarta dalam rapat pembahasan Rancangan APBD DKI jakarta 2020 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Meli menyebut rusunawa-rusunawa yang minim dialiri air bersih di antaranya Rusunawa Rawa Buaya dan Rusunawa Daan Mogot. Keduanya terletak di Jakarta Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk saat ini kualitas air yang belum bagus itu Rawa Buaya, C-D-E, dan Daan Mogot," kata Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban, dan Peran Serta Masyarakat DPRKP DKI Meli Budiastuti.
 
Tidak hanya minim, Meli juga mengatakan ada rusunawa yang tidak teraliri air bersih sama sekali yakni rusunawa Tegal Alur.
 
Meli menyebut rusunawa yang belum teraliri air bersih belum bisa dihuni sampai saat ini. Dia mengupayakan untuk pembuatan distribusi air bersih dari PAM Jaya.
 
"Kita sendiri sudah membuat surat kepada PDAM bersurat pada 27 November ya, permohonan jaringan air bersih di Rusunawa. Jadi yang masih dihuni itu masih, tapi Tegal Alur yang masih belum ada sama sekali," pungkasnya.
 
Ia menuturkan rapat untuk hal tersebut telah digelar. Menurutnya, pembuatan instalasi pengolahan air (IPA) baru akan dilakukan pada tahun depan.
 
"Kemarin kita sudah rapatkan di deputi 20 November, dia sudah mengusulkan untuk 2020 pengadaan instalasinya, jadi memang kita harus menunggu hingga 2020. SDA juga akan diminta untuk membuat," ungkapnya.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif