Mebel Luar Ruangan Indonesia Raup USD 1 Juta di AS
Perajin menyelesaikan pembuatan gezebo di Kalasan, DIY. Gazebo kayu kelapa yang dipasarkan hingga ke negara-negar di Asia, Eropa dan Amerika. Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah
Chicago:Produk mebel luar ruangan berbahan dasar kayu jati asal Indonesia meraup transaksi potensial sebesar USD 1 juta dalam perhelatan Casual Market 2018. Produk ekspor unggulan itu juga mendapat trial order senilai USD 324,48 ribu dari tujuh importir besar Amerika Serikat

Casual Market 2018 adalah pameran produk furniture luar ruangan dari berbagai negara pada 25-28 September 2018 di Merchandise Mart, Chicago. Selama ini Amerika Serikat (AS) memang pasar potensial bagi komoditas mebel dengan pertumbuhan penjualan 6% pada tahun lalu.


"Produk furnitur berbahan kayu jati sangat diminati pasar AS. Selama pameran, sebagian besar penjual grosir atau pengecer AS melakukan kerja sama dengan para produsen dan perajin furnitur di Indonesia," ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Billy Anugrah dalam surat elektronik, Kamis (11/10/2018).


Seorang pekerja membersihkan tiga buah kayu jati gelondongan kualitas satu di sebuah perajin di Desa Sukorejo, Bojonegoro, Jawa Timur. Harga kayu jati gelondongan untuk bahan mebel tersebut mencapai Rp 40 juta/meter kubik. file/Antara Foto/Aguk Sudarmojo

Furnitur merupakan produk ekspor terbesar ke-9 dari Indonesia ke Amerika. Semester pertama 2018, nilai ekspornya sebesar USD 480 juta. Capaian itu naik 13,67% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 735 juta dan naik 6,16% dari keseluruan 2016.

Pada 2017, AS mengimpor produk furnitur sebesar USD 62,7 miliar. Sebesar 54% di antaranya adalah produk furnitur berbahan dasar kayu.

"Berdasarkan proyeksi bisnis dari berbagai lembaga survei pasar seperti FactMR dan Bloomberg, pasar furnitur diperkirakan akan terus tumbuh sebesar 5-6% setiap tahunnya hingga 2025," ungkap Billy.


Partisipasi Indonesia dalam Casual Market merupakan hasil kerja sama ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago. Ada dua perusahaan eksportir dalam negeri yang dilibatkan, PT Evoline Furniture Industry dan PT Indoexim International.

PT Evoline merupakan salah satu produsen furnitur dengan spesialisasi kayu jati premium. Produknya dipasarkan ke Uni Eropa dan Kanada. Sedangkan PT Indoexim telah mengekspor ke lebih dari 102 negara di lima benua dan empat kali meraih Primaniyarta Award dari Kemendag RI.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id