KPR nonsubsidi BTN tumbuh 5,16 persen menjadi Rp84,28 triliun. Foto: Shutterstock
KPR nonsubsidi BTN tumbuh 5,16 persen menjadi Rp84,28 triliun. Foto: Shutterstock

BTN Salurkan KPR Subsidi Rp134,04 Triliun

Properti BTN kpr Rumah Subsidi FLPP Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) KPR subsidi
Annisa ayu artanti • 22 April 2022 13:57
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp248,57 triliun hingga Maret 2022. Angka tersebut naik 5,07 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Dari jumlah tersebut, KPR subsidi masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp134,04 triliun atau tumbuh 9,01 persen pada kuartal I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp122,96 triliun.
 
Sedangkan KPR nonsubsidi tumbuh 5,16 persen menjadi Rp84,28 triliun pada kuartal I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp80,14 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami yakin bisa untuk mencapai target pertumbuhan kredit BTN di kisaran 9-11 persen," ujar Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo dalam jumpa pers virtual, Jumat, 22 April 2022.
 
Adapun sumber pertumbuhan kredit tersebut, lanjut Haru, yaitu dari permintaan masyarakat dan juga dukungan pemerintah dengan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi.
 
"Kredit bersubsidi yang kita kenal dengan FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) jumlahnya ditambah untuk tahun ini menjadi 200 ribu unit rumah dan dalam rupiahnya Rp23 triliun," ujar Haru.
 
Di samping itu, di luar KPR subsidi, perseroan juga mulai mengembangkan ekspansi ke kelompok milenial yang dinilai masih besar potensinya bagi perseroan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan rumahnya
 
Pada kuartal I 2022, BTN telah menyalurkan kredit sebesar Rp277,13 triliun, meningkat 6,04 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp261,34 triliun.
 
Penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal I 2022. Adapun kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Maret 2022 mencapai Rp248,57 triliun.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif