Pemerintah Tiongkok membatasi pembangunan gedung pencakar langit. Foto: Shutterstock
Pemerintah Tiongkok membatasi pembangunan gedung pencakar langit. Foto: Shutterstock

Tiongkok Batasi Pembangunan Gedung Pencakar Langit

Properti bangunan unik pencakar langit Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 16 Mei 2020 11:13
Jakarta: Pemerintah Tiongkok belum lama ini mengeluarkan kebijakan terkait arsitektur kota. Salah satunya pembatasan gedung-gedung pencakar langit.
 
Dalam laman resmi Ministry of Housing and Urban-Rural Development's disebutkan bahwa gedung supertall atau dengan tinggi 500 meter lebih tidak diizinkan.
 
Padahal, Tiongkok saat ini mendominasi pembangunan gedung pencakar langit. Dari 10 gedung pencakar langit tertingi di dunia, empat di antaranya berada di Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya Wuhan CTF Finance Centre yang dibangun setinggi 648 meter. Bangunan ini sempat terhenti akibat pandemi korona dan diprediksi rampung 2022.
 
Kemudian ada Shanghai Tower, bangunan setinggi 632 meter tersebut saat ini menjadi gedung tertinggi di Tiongkok. Bahkan pembangunan gedung pencakar langit di Tiongkok tembus rekor.
 
Tak hanya itu, pemerintah Tiongkok juga membatasi pembangunan gedung-gedung di atas 250 meter. Padahal, sejak 2017 pembangunan gedung dengan ketinggian lebih dari 200 meter mencapai ratusan gedung.
 
"Bangunan di atas 500 meter tidak diizinkan untuk dibangun," begitu bunyi kebijakan tersebut dikutip Dezeen.
 
Panduan kebijakan tentang proyek-proyek skala besar juga bertujuan untuk membatasi pembangunan gedung pencakar langit yang meluas di negara ini.
 
"Pemerintah akan secara ketat membatasi perencanaan dan pembangunan gedung pencakar langit yang sangat tinggi.
Secara umum, bangunan baru dengan tinggi lebih dari 500 meter tidak diizinkan untuk dibangun" bunyi kebijakan itu.
 
Kebijakan itu juga menyatakan bahwa negara itu akan secara ketat membatasi pembangunan gedung baru lebih dari 250 meter.
 
Kebijakan lainnya menyoroti tentang keselamatan gedung pencakar langit baru seperti perlindungan terhadap kebakaran, ketahanan terhadap gempa, dan penghematan energi.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif