Pemerintah memberikan berbagai stimulus untuk membangkitkan sektor properti. Ilustrasi: Shutterstock
Pemerintah memberikan berbagai stimulus untuk membangkitkan sektor properti. Ilustrasi: Shutterstock

Diguyur Insentif, Paling Tepat Beli Rumah Sekarang

Properti kpr rumah tapak hunian dp 0% PPN rumah Rumah DP 0% Rumah bebas PPN
Rizkie Fauzian • 29 Maret 2021 20:18
Jakarta: Pemerintah memberikan berbagai stimulus untuk membangkitkan sektor properti. Bank Indonesia menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi 3,50 persen.
 
Selain itu, BI juga melonggarkan Loan To Value/Financing to Value (LTV/FTV) paling tinggi 100 persen. Kemudian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 50-100 persen.
 
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan bahwa sebagai salah satu stakeholder industri properti, Rumah.com menyambut baik adanya tiga kebijakan dan stimulus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Stimulus tersebut diharapkan bisa menjadi angin segar untuk menggairahkan kembali industri properti tanah air yang mengalami low season di tengah pandemi," jelasnya dalam laporan, Senin, 29 Maret 2021.
 
Apalagi pulihnya sektor properti cukup penting bagi pemulihan ekonomi nasional, mengingat multiplier effect dari industri properti terdapat 174 industri ikutan dan 350 jenis industri kecil terkait.
 
"Penurunan BI7DRR menjadi 3,50 persen tersebut tercatat sebagai rekor suku bunga acuan terendah sepanjang sejarah," ungkap Marine.
 
Marine menambahkan, penetapan LTV dan FTV sebesar 100 persen memungkinkan konsumen tidak perlu lagi membayar uang muka. 
 
"Sedangkan dengan pembebasan PPN ditujukan untuk meningkatkan kemampuan konsumsi masyarakat kelas menengah dalam hal kepemilikan rumah," katanya.
 
Menurut Marine, dari tiga kebijakan pemerintah tersebut dapat dilihat pemerintah sedang berusaha keras menggenjot industri properti agar segera melakukan pembelian rumah baik rumah tapak maupun rumah susun, khususnya pembelian rumah atau hunian pertama. 
 
"Tiga kebijakan pemerintah tersebut juga menunjukkan bahwa sesungguhnya saat ini adalah kondisi termudah untuk membeli rumah," ujarnya.
 
Berbagai fakta ini juga sejalan dengan hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 yang menunjukkan adanya sinyal optimisme dari konsumen. 
 
Untuk pertama kalinya pasca pemilu 2019 para pencari properti kembali menunjukan peningkatan sentimen positif terhadap iklim properti, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. 
 
"Responden merasa lebih optimis terhadap kondisi pasar properti, persepsi suku bunga, dan upaya serta kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah," ungkapnya.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif