Bedah rumah di Kab Dharmasraya. Kementerian PUPR
Bedah rumah di Kab Dharmasraya. Kementerian PUPR

Ratusan Proyek Perumahan di Provinsi Sumbar Diresmikan

Properti perumahan sejuta rumah bedah rumah Penyediaan Rumah Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 21 September 2020 18:01
Jakarta: Di tengah pandemi covid-19, pemerintah tetap membangun dan meresmikan proyek perumahan di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat meski secara virtual.
 
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumah Rakyat (PUPR) meresmian Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Sungai Rumbai sebanyak satu tower senilai Rp16,38 miliar dan 52 unit Rumah Khusus Sitiung senilai Rp6,19 miliar.
 
"Rusunawa dan rumah khusus nelayan merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk memberikan tempat tinggal atau hunian yang layak bagi masyarakat dan ekonomi di Kabupaten Dharmasraya," ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tetulis, Senin, 21 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga melaksanakan perbaikan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.505 unit rumah tidak layak huni senilai Rp26,33 miliar.
 
Rusunawa MBR Kabupaten Dharmasraya mulai dibangun pada Agustus 2019 dan selesai Maret 2020. Pembangunan Rusun yang terletak di Desa Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai ini menelan biaya Rp16,38 miliar yang berasal dari APBN TA 2019.
 
Rusunawa MBR tersebut dibangun sebanyak satu tower dan memiliki ketinggian tiga lantai serta unit hunian sebanyak 42 unit kamar tipe 36. Bangunan vertikal tersebut dapat menampung sekitar 168 orang.
 
Sedangkan Rumah Khusus Nelayan MBR Kabupaten Dharmasraya mulai dibangun pada bulan November 2018 dan selesai di bulan Desember 2019. Rumah Khusus Nelayan ini terletak di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung dengan menelan biaya Rp6,19 miliar. Rusus ini dibangun 52 unit rumah denfan tipe 28 Couple.
 
Selanjutnya, untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya MBR Kabupaten Dharmasraya 2019 dan 2020 mendapatkan sebanyak 1.505 unit rumah bantuan. Dengan rincian, pada 2019 sebanyak 1.005 unit dan 2020 sebanyak 500 unit dan menelan biaya pembangunan senilai Rp16,35 miliar.
 
"Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur agar Kabupaten Dharmasraya bisa bersaing dengan daerah lain di Indonesia. Adanya pembangunan infrastruktur yang telah selesai ini akan kami manfaatkan untuk masyarakat," ungkap Basuki.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif