Hunian putra konglomerat Rupert Murdoch pecahkan rektor transaksi penjualan. Foto: Gitlin Luxury Properties
Hunian putra konglomerat Rupert Murdoch pecahkan rektor transaksi penjualan. Foto: Gitlin Luxury Properties

Lachlan Murdoch Pecahkan Rekor Beli Hunian Rp2 Triliun

Properti investasi properti miliarder dunia hollywood properti selebritas
Rizkie Fauzian • 13 Desember 2019 21:05
California: Putra konglomerat Rupert Murdoch memecahkan rekor dengan membeli hunian mewah seharga USD150 juta atau Rp2,09 triliun (kurs Rp13.993). Lachlan Murdoch membeli properti di kawasan Bel Air, California, Amerika Serikat.
 
Transaksi tersebut menjadi penjualan rumah yang paling mahal di wilayah California. Penjualan tertinggi di Amerika Serikat masih dipegang oleh penthouse Ken Griffin di New York senilai USD238 juta atau Rp3,3 triliun.
Lachlan Murdoch Pecahkan Rekor Beli Hunian Rp2 Triliun
Foto: Gitlin Luxury Properties
 
Properti yang dibeli Lachlan meliputi kompleks Chartwell dan juga lahan kosong seluas 1,3 hektare. Hunian utama bergaya château memiliki luas 2.322 meter persegi yang mencakup 11 kamar tidur dan delapan kamar mandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya mewah, hunian tersebut juga memiliki hamparan rumput luas yang sangat terawat, pagar dan semak belukar yang melindungi rumah dari tetangga. Ada juga wisma terpisah yang dirancang oleh arsitek California Selatan Wallace Neff.
Lachlan Murdoch Pecahkan Rekor Beli Hunian Rp2 Triliun
Foto: Gitlin Luxury Properties
 
Kemudian ada lapangan tenis, garasi bawah tanah yang dapat dengan mudah menampung puluhan mobil, kolam renang bergaya resor yang dapat diakses dari rumah utama melalui terowongan bawah tanah dan lift.
 
Hunian yang dibangun pada 1930-an tersebut awalnya dibangun oleh pengembang real estate kaya sebagai hadiah untuk istrinya. Namun sang istri tidak menyukai kemewahan berlebihan di rumah tersebut sehingga pasangan itu tidak pernah benar-benar tinggal di sana.
Lachlan Murdoch Pecahkan Rekor Beli Hunian Rp2 Triliun
Foto: Gitlin Luxury Properties
 
Pengusaha hotel Arnold Kirkeby kemudian membeli properti tersebut pada 1940-an sehingga ada penghuni sebenarnya di rumah itu.Ketika keluarga Kirkeby akhirnya menjual tanah itu kepada miliarder Jerry Perenchio pada tahun 1986.
 
Perenchio menghabiskan jutaan dolar untuk renovasi dan memperluas properti. Perenchio meninggal pada 2017 dan tanah miliknya bersama dengan tanah kosong dipasarkan dengan harga USD350 juta namun diturunkan menjadi USD195 juta.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif