Rumah tahan gempa. (Foto: dok: Kementerian PUPR)
Rumah tahan gempa. (Foto: dok: Kementerian PUPR)

Mengenal Rumah Tahan Gempa, Risha dan Bale Kohana

Properti konstruksi
Media Indonesia • 11 Juni 2019 12:49
Jakarta: Terletak di tengah Cincin Api Pasifik, Indonesia cukup akrab dengan bencana gempa bumi. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi sejumlah gempa besar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
 
Ketika gempa menerjang, bangunan terutama rumah penduduk, menjadi objek yang paling terpengaruh. Hal ini akibat sebagian besar rumah memiliki konstruksi yang tidak tahan gempa.
 
Untuk itu, pemerintah terus membangun rumah tahan gempa untuk merehabilitasi wilayah-wilayah terdampak di sejumlah daerah. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 8.500 rumah rehabilitasi atau rumah rekonstruksi tahan gempa untuk tahun anggaran 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, ribuan rumah rehab dan rumah rekonstruksi dibangun dengan teknologi atau sistem rumah instan sederhana sehat (Risha). Risha berkonsep knock down yang pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata.
Mengenal Rumah Tahan Gempa, Risha dan Bale Kohana
(dok: Kementerian PUPR)
Pembangunan Risha cukup menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Dengan demikian, rumah ini dapat berdiri kukuh dengan waktu pembangunan yang lebih cepat.
 
"Waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan rumah tahan gempa tipe 36, mulai dari pembuatan panel sampai selesai, selama 30 hari," ujar Khalawi.
 
Setelah melalui proses pengembangan sejak 2004, rumah itu diklaim memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Risha teruji tahan gempa hingga 8 skala Richter (SR) dan 8 modified mercalli intensity (MMI).
 
Risha telah didirikan di lebih dari 60 wilayah yang didominasi warga kelas menengah ke bawah. Wilayah terbanyak ialah Sumatera bagian barat, Jawa bagian selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
 
Sejak tahun anggaran 2015 hingga saat ini, Kementerian PUPR telah membangun 1.300 unit tipe 36. Selain tipe tersebut, telah pula dibangun tipe 27 dan tipe 45. Ditilik dari segi biaya, sangat kompetitif. Hanya sekitar Rp50 juta, warga dapat memiliki satu unit tipe 36 yang lengkap dengan kamar mandi.
 
Rumah Tahan Gempa Bale Kohana
Mengenal Rumah Tahan Gempa, Risha dan Bale Kohana
(dok: Kementerian Ristekdikti)
Pembangunan rumah tahan gempa bukan hanya dilakukan oleh Kementerian PUPR. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun meluncurkan prototipe rumah tahan gempa yang diberi nama Bale Kohana.
 
Bale Kohana bersifat permanen dan dapat dibongkar pasang untuk daerah rawan gempa.
 
"Kita memang harus semakin siap karena Indonesia ingin menjadi negara yang tangguh bencana," tutur Kepala BPPT Hammam Riza di Tangerang Selatan, Banten, belum lama ini.
 
Rumah tahan gempa bertipe 36 itu dibangun dengan fasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dan dapur. Harganya sekitar Rp170 juta-Rp175 juta.
 
BPPT berencana mengirim Bale Kohana ke Lombok. Rumah tersebut akan dibangun di lahan hunian permanen, bukan lahan hunian sementara.
 
Untuk Anda ketahui, Bale Kohana juga disebut sebagai rumah komposit karena terdiri atas berbagai bahan material, khususnya komposit polimer yang kuat dan ringan.
 
Rumah didesain dengan konstruksi modular, pre-assembly, dan sistem join interlock yang dapat dibangun dalam waktu relatif singkat.
 
Dalam simulasi, Bale Kohana mampu bertahan dan tidak roboh ketika diguncang gempa magnitudo 7. BPPT akan meningkatkan ketahanan rumah tersebut pada guncangan gempa yang lebih kuat.
 
Prototipe Bale Kohana dibangun dalam waktu tiga pekan. Nantinya rumah akan ditargetkan dapat dibangun dalam waktu sepekan.
 
Kuda-kuda atau struktur Bale Kohana juga dipasang langsung dengan genting metal. Ketika terjadi guncangan besar, struktur ini tidak akan patah atau roboh seperti rumah konvensional dengan tembok bata dan genting tanah liat atau keramik.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif