Dahasia rumah terlihat lebih luas dengan granit. Foto: Medcomid/Syarifah Komalasari
Dahasia rumah terlihat lebih luas dengan granit. Foto: Medcomid/Syarifah Komalasari

Era Keramik Kecil Berakhir, Granit Ukuran Besar Jadi Tren Baru Properti

Rizkie Fauzian • 13 Februari 2026 16:27
Ringkasnya gini..
  • Industri properti dan desain interior di Indonesia mengalami pergeseran tren menuju penggunaan granit berukuran besar 100x100 cm.
  • Minimnya garis sambungan membuat ruangan terasa lebih luas, rapi, dan mudah dirawat.
  • Pimpinan Quadra dan Roman, Willie Low, menyebut perkembangan ini didorong kemajuan teknologi produksi serta kebutuhan estetika dan keamanan hunian modern.

Jakarta: Industri properti dan desain interior terus mengalami perubahan signifikan dalam lima dekade terakhir, seiring perjalanan panjang Roman di industri bahan bangunan Tanah Air.

Perubahan tersebut tidak hanya tampak pada desain arsitektur, tetapi juga pada pemilihan material penutup lantai dan dinding yang kini cenderung berukuran lebih besar.

Pimpinan Quadra dan Roman, Willie Low, mengungkapkan tren penggunaan granit berukuran besar seperti 100x100 cm kini menjadi standar baru untuk menciptakan kesan mewah dan luas pada hunian.

Menurutnya, pergeseran ini sekaligus menandai berakhirnya era keramik berukuran kecil yang sempat populer pada 1970-an hingga 1990-an.

Perubahan ukuran granit dari masa ke masa

Willie menjelaskan bahwa material bangunan di Indonesia mengalami perkembangan ukuran yang cukup pesat. Jika pada era awal ukuran 30x30 cm atau 40x40 cm mendominasi pasar, kemudian berkembang menjadi 60x60 cm dan 80x80 cm, kini konsumen mulai beralih ke ukuran 100x100 cm.

“Kalau kita melihat sejarah Indonesia dari tahun 1974 sampai sekarang, terlihat jelas perkembangannya. Dulu ukurannya kecil-kecil, kemudian 60x60, lalu 80x80. Sekarang 100x100 menjadi tren global,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan didorong oleh kemajuan teknologi mesin produksi di pabrik. Kapasitas mesin yang semakin modern memungkinkan produsen menghadirkan granit berukuran lebih besar dengan kualitas presisi yang tetap terjaga.

Minim sambungan, kesan ruang lebih luas

Salah satu keunggulan penggunaan granit ukuran besar, seperti koleksi terbaru RomanGranit XTRA 100x100 cm, adalah berkurangnya garis sambungan (grouting).

Dengan jumlah nat yang lebih sedikit, tampilan lantai atau dinding terlihat lebih rapi dan menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas.

“Dengan pemasangan 1x1 meter, grouting-nya berkurang. Walaupun luas ruangannya sama, impresi mata terasa lebih besar karena garisnya lebih sedikit. Selain itu, perawatannya juga lebih mudah,” kata Willie.

Dari sisi desain, pilihan efek seperti diamond effect, gloss on matte, hingga tekstur baby skin memberikan fleksibilitas bagi pemilik hunian dalam menyesuaikan tampilan ruang sesuai karakter dan kebutuhan.

Menyesuaikan estetika dan keamanan

Meski tren granit besar dengan efek mengilap banyak diminati karena memberi kesan elegan, Willie menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek keamanan.

Untuk rumah dengan anak kecil, misalnya, permukaan matte bisa menjadi pilihan karena tidak licin. Sementara untuk area kolam renang atau ruang terbuka, disarankan menggunakan tekstur yang lebih kasar guna meminimalkan risiko terpeleset.

“Semua kembali pada kebutuhan. Apakah lebih mengutamakan estetika, keselamatan, atau harga. Setiap ruang punya karakter yang berbeda,” jelasnya.

Selain untuk hunian pribadi, granit berukuran besar juga dinilai cocok diaplikasikan pada bangunan komersial seperti perkantoran, hotel, hingga rumah sakit yang membutuhkan tampilan modern sekaligus mudah dalam perawatan. (Syarifah Komalasari)


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA