Di sini kampung susun Jakarta akan dibangun
Di atas lahan yang saat ini ditempati gedung PT Setia Tjiliwung ini akan dibangun kampung susun dan hunian sementara bagi warga yang digusur. MI/Haufan Hasyim Salengke
Jakarta: Bukit Duri adalah salah satu lokasi yang Pemprov DKI Jakarta incar untuk proyek kampung susun bagi warga korban penggusuran. Tapi di atas lahan seluas 1,6 hekatare tak jauh dari bekas gusuran Kali Ciliwung tersebut masih berdiri sebuah banguan berpenghuni.

Bangunan di Jl Bukit Duri Tanjakan, Jakarta Selatan, itu adalah gedung PT Setia Tjiliwung. Kurang lebih ada lima blok bangunan yang sebagian difungsikan sebagai kontrakan dengan penghuni 60-an KK.


Sebagian lainnya dikontrak beberapa perusahaan, salah satunya bergerak di bidang ekspedisi pengiriman barang. Di dalam kompleks juga berdiri sebuah musola.

Menurut warga, gedung tersebut pada 1950-an adalah pabrik sepatu. Setelah pabrik tutup, gedung sempat dipakai sebagai wisma haji hingga asrama sebuah biro jasa penyalur penempatan tenaga kerja ke Timur Tengah.


Seorang warga menyaksikan alat berat meratakan lahan di Bukit Duri yang sebelumnya adalah pemukiman (20/7/2018). Di atas lahan bekas pemukiman itu akan dibangun jalan inspeksi  program normalisasi Sungai Ciliwung. Antara Foto/Abim Malisi Raswanta

Arlan Rais adalah satu dari 17 orang ahli waris gedung PT Setia Tjiliwung. Dia menolak memberikan komentar tentang rencana penjualan kompleks gedung tua tersebut kepada Pemprov DKI Jakarta, termasuk soal harga.

"Karena ini warisan yang dimiliki beberapa orang jadi saya tidak mau ngomong tanpa sepengetahuan yang lain. Takut timbul salah paham," ujar Arlan kepada Media Indonesia yang menemuinya di lokasi, Rabu (12/9/2018).

Koordinator Ciliwung Merdeka, Sandyawan Sumardi, yang dihubungi terpisah menyatakan kebutuhan lahan untuk proyek Kampung Susun Bukit Duri sekitar 5 ribu meter persegi. Menurutnya pihak ahli waris pemilik bersedia menjual gedung PT Setia Tjiliwung dan saat ini sedang dalam tahap tawar menawar.

"Pemilik maunya menjual keseluruhan. "Nah (kalau sudah ada kesepakatan -red) setelah itu Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan lahan 5 ribu meter persegi itu untuk Kampung Susun Bukit Duri dan hunian sementaranya," kata Sandyawan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program Community Action Plan (CAP) untuk menata kampung-kampung kota di Jakarta. Sebagai payung hukum diterbitkannya SK 878/2018 tentang Gugus Tugas Penataan Kampung dan Masyarakat pada 21 Mei 2018.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id