Investasi di sektor logistik akan terus meningkat secara signifikan. Foto: Shutterstock
Investasi di sektor logistik akan terus meningkat secara signifikan. Foto: Shutterstock

Investasi Properti Asia-Pasifik Tumbuh, Logistik dan Perkantoran Paling Dilirik

Rizkie Fauzian • 26 Maret 2022 20:57
Jakarta: Kepercayaan investor terhadap industri real estat di Asia Pasifik tetap kuat tahun ini. Diversifikasi aset akan menjadi tantangan tersendiri bagi investor di 2022.
 
Menurut data yang diterbitkan JLL Investor Sentiment Barometer 2022, 82 persen investor melihat persaingan aset sebagai tantangan signifikan untuk strategi investasi pada 2022.
 
Sembilan dari 10 responden berharap peningkatan modal investasi ke real estat Asia Pasifik pada 2022. Beberapa investor juga menyadari perlunya diversifikasi untuk mengimbangi persaingan yang semakin ketat dalam perebutan aset-aset yang ada. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut analisis JLL, banyak investor berencana untuk melakukan diversifikasi lintas sektor dan menanamkan modal investasi dengan menargetkan aset di sektor logistik, perkantoran hingga sektor alternatif. 
 
Secara geografis, investor menyebut Jepang, Korea Selatan, dan Australia sebagai tujuan investasi teratas.
 
CEO Capital Markets Asia Pasifik JLL Stuart Crow mengatakan, persaingan dalam memiliki aset akan muncul sebagai salah satu tema yang menentukan untuk pasar real estat komersial Asia Pasifik pada 2022.
 
"Terlepas dari peningkatan volatilitas di pasar ekuitas global, kami melihat persaingan memperebutkan aset real estat akan berlanjut, dan kelangkaan produk mengakibatkan banyak investor fokus pada kesepakatan platform dan M&A," katanya  dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 Maret 2022.
 
Investasi di sektor logistik akan terus meningkat secara signifikan pada tahun ini, di mana sembila dari 10 responden memiliki rencana berinvestasi lebih besar di sektor ini pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Sektor perkantoran tetap menjadi fokus banyak investor, di mana enam dari 10 responden tahun ini berencana untuk meningkatkan investasi pada sektor tersebut.
 
Menurut JLL, sebagian investor merancang ulang strategi dan level toleransi risiko mereka untuk menghadapi kompetisi aset sesuai dengan yang diharapkan. 
 
Performa yang membaik dari sektor real estate beberapa waktu belakangan ini, lingkungan investasi yang kompetitif, dan adanya kebutuhan mendasar untuk menempatkan dana berujung pada fokus yang lebih besar terhadap strategi investasi core-plus, oleh 52 persen responden, dan strategi investasi pertambahan nilai 53 persen. 
 
Pada saat yang sama, hampir 60 persen investor akan memfokuskan lebih banyak sumber daya pada investasi platform atau ekuitas untuk menunjang strategi investasi langsung yang sudah ada.
 
"Keyakinan kami terhadap optimisme di pasar real estat Asia Pasifik diperkuat oleh pandangan investor properti yang paling berpengaruh di dunia. Namun, kami berharap optimisme ini dapat berujung pada diversifikasi strategi investasi di tengah lanskap real estat komersial yang matang secara regional," kata Chief Research Officer Asia Pasifik JLL Roddy Allan.
 
JLL mensurvei para pemimpin investasi teratas dari 37 investor global dan regional dengan dana kelolaan (AUM) gabungan lebih dari USD2 triliun pada rencana, strategi, dan outlook umum investasi mereka tahun 2022. 
 
Sebagian besar responden survei mengidentifikasi diri mereka sebagai manajer real estat dan/atau ekuitas swasta 74 persen, mewakili beberapa investor real estat dan manajer aset terbesar di dunia.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif