PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menggelar Program Mini MBA Real Estate Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia. Pelatihan terapan yang berfokus pada pengembangan kompetensi strategis di bidang investasi dan pengembangan properti berbasis studi kasus aktual serta project visit langsung.
Program ini dirancang untuk membangun keterampilan entrepreneurial dan kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan industri di era digital.
Melalui sesi Sharing & Discussion bertema “Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti” yang berlangsung di Dave Apartment, Depok, DADA memberikan wawasan langsung mengenai dinamika industri properti dari sudut pandang praktisi dan perusahaan terbuka.
Kegiatan tersebut menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa dan profesional muda untuk memahami tantangan nyata di industri properti, mulai dari pengembangan proyek, strategi bisnis, pengelolaan perusahaan, hingga kepemimpinan dalam menghadapi perubahan pasar.
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), Bayu Setiawan, yang hadir sebagai pembicara utama menekankan pentingnya membangun bisnis properti yang berorientasi jangka panjang.
“Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun aset, tetapi juga membangun kepercayaan, integritas, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Bayu dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurut dia, perkembangan pasar yang semakin dinamis membuat perusahaan properti harus lebih adaptif terhadap perubahan regulasi, perilaku konsumen, hingga kondisi ekonomi yang terus berkembang.
Dalam sesi diskusi yang dipandu Koordinator Kurikulum Mini MBA Real Estate CSEL UI, Kresna Satya Prameswara, peserta aktif membahas berbagai isu aktual industri properti. Topik yang dibahas mencakup strategi pengembangan proyek, pengelolaan tim di perusahaan terbuka, hingga tantangan emiten properti dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menilai keterlibatan pelaku industri seperti DADA mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi peserta.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai pola kepemimpinan dan proses pengambilan keputusan dalam industri properti modern.
“Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi bagian penting untuk menciptakan SDM properti yang siap menghadapi tantangan bisnis ke depan,” kata Fithor.
Selain membahas strategi bisnis dan kepemimpinan, DADA juga menyoroti pentingnya inovasi dalam menghadirkan produk properti yang relevan dengan kebutuhan pasar, khususnya generasi muda.
Bayu menjelaskan, salah satu komitmen perusahaan adalah menyediakan hunian yang tidak hanya terjangkau secara harga, tetapi juga dirancang sesuai preferensi gaya hidup konsumen muda melalui pilihan desain layout yang lebih fleksibel.
“Ini merupakan komitmen DADA agar konsumen bisa memilih desain layout yang sesuai kebutuhan mereka. Ini menjadi salah satu strategi marketing and sales kami yang berbeda dengan developer lainnya,” ujar Bayu.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mencetak talenta properti yang memiliki kompetensi strategis, kepemimpinan visioner, serta pemahaman pasar yang kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News