Warga menikmati pemandangan menara menara Gereja Freiburger Muenster, Freiburg, Jerman, (13/10/2018). Setelah 12 tahun restorasi, perancah yang melingkupinya dicopot bersamaan Festival Turmfinale. AFP Photo/DPA/Patrick Seeger
Warga menikmati pemandangan menara menara Gereja Freiburger Muenster, Freiburg, Jerman, (13/10/2018). Setelah 12 tahun restorasi, perancah yang melingkupinya dicopot bersamaan Festival Turmfinale. AFP Photo/DPA/Patrick Seeger

Freiburger Münster, Gereja yang Selamat dari Perang Dunia

Properti gereja perang dunia ii natal
Rizkie Fauzian • 24 Desember 2018 10:10
Freiburger: Gereja di kota tua Freiburg, Jerman ini nampak sangat mencolok di antara bangunan di sekitarnya. Gereja katolik dengan aristektur gotik tersebut disebut-sebut yang paling besar di Eropa.
 
Freiburger Münster menjulang setinggi 116 meter. Gereja ini selesai dibangun pada 1330 dan menjadi satu-satunya menara gotik yang berhasil diselesaikan pada abad pertengahan.
 
Bupati dari Zähringen memerintahkan pembangunan Freiburger Münster pada 1200. Di dalam rencana awal, desain gereja ini memiliki arsitektur romantik namun pada 1230 berganti mengadaptasi gaya gotik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gereja ini berhasil selamat dalam serangan bom yang terjadi pada November 1944 saat Perang Dunia II. Sebagaimana dikutip dari spottinghistory, semua bangunan dan rumah di Freiburg telah hancur namun gereja ini mampu menahan getaran yang diakibatkan ledakan.
 
Pada bagian dasar menara berbentuk persegi, di bagian tengahnya adalah galeri bintang dodecagonal dan bagian atas berbentuk octagonal meruncing hingga ke puncak. Menara Katedral Freiburg disebut-sebut sebagai menara runcing terindah di muka bumi.
 
Freiburger Münster, Gereja yang Selamat dari Perang Dunia
Gereja Freiburger Muenster merayakan selesainya renovasi yang bertepatan dengan Turmfinale Festival dengan atraksi cahaya lampu di puncak menara tertingginya. Setelah 12 tahun, proyek restorasi selesai dan semua perancah yang melingkupi gereja katolik itu dicopot. AFP Photo/DPA/Patrick Seeger
 
Kaca patri untuk interior yang berada di gereja dibuat oleh serikat buruh kota Freiburg. Jangan heran bila gambar-gambar di jendela banyak yang menyimbolkan serikat buruh tersebut.
 
Gereja ini memiliki 16 lonceng, namun yang berada di tengah yakni Hosana merupakan yang tertua. Lonceng tersebut juga memiliki berat 3 ribu kilogram. Lonceng tersebut akan berdentang setiap jamnya.
 
Gereja ini memiliki dua altar, yaitu altar yang dibuat oleh Hans Baldung Grien, dan satu lagi dibuat oleh Hans Holbein. Di puncak menara, terdapat ruangan kecil yang menjual souvenir berupa kartu pos, lukisan, buku dan pernak-pernik kota Freiburg.
 

 

 


 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif