Penjualan rumah loyo selama pandemi. Foto: Shutterstock
Penjualan rumah loyo selama pandemi. Foto: Shutterstock

Penjualan Rumah Tipe Besar dan Kecil Loyo selama Pandemi

Properti investasi properti perumahan bisnis properti Properti milenial Investasi Rumah
Rizkie Fauzian • 12 November 2020 18:54
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat penurunan penjualan properti residensial selama masa pandemi covid-19. Survei Harga Properti Residensial (SHPR), penjualan rumah pada triwulan III-2020 terkontraksi 30,93 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 25,60 persen (yoy).
 
Penurunan volume penjualan terjadi pada rumah tipe besar dan tipe kecil yang masing-masing turun hingga 60,03 persen dan 24,99 persen, lebih dalam dari penjualan triwulan sebelumnya yang masing-masing turun 36,71 persen dan 14,36 persen.
 
Penurunan penjualan properti terjadi karena adanya pandemi covid-19 dan penerapan PSBB. Faktor lain yang menjadi penghambat penjualan properti adalah suku bunga KPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara faktor lainnya soal proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR, masalah perizinan/birokrasi, dan kenaikan harga bahan bangunan.
 
Secara triwulan, penjualan properti residensial turun sebesar 7,87 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya 16,18 persen.
 
Penurunan penjualan rumah terjadi pada rumah tipe kecil dan tipe besar. Sementara tipe menengaj mengalami kenaikan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
 
Sementara itu, selama triwulan III-2020 tercatat banyak pembatalan penjualan unit properti yang dilaporkan oleh pengembang. Tercatat pembatalan mencapai 13 persen dari totoal unit terjual pada triwulan III-2020 dengan porsi terbesar adalah rumah tipe kecil.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif