Batam, Incaran Baru Pengembang Properti
Mix-use yang akan Inti Land kembangkan di Batam dimulai dengan low rise apartemen.
Tangerang:Batam menjadi wilayah yang banyak diincar oleh pengembang. Letaknya yang berdekatan dengan Singapura, membuat Batam menjadi surga investasi bagi para pemburu properti.

Beberapa pengembang mulai melebarkan sayap ke wilayah yang intensitas mobilitas warga dua negara semakin meningkat, salah satunya Triniti Land. Pihaknya merencanakan ekspansi proyek di Batam seluas 20 hektare.


"Kami segera membangun kawasan mixed-use terdiri mal, apartemen dan perkantoran," kata Chief Executive Officer (CEO) Triniti Land, Ishak Chandra di Serpong, Tangerang, Rabu (17/10/2018).

Proyek mixed use tersebut akan dikembangkan selama delapan tahun dan dibagi menjadi tiga fase. Proyek yang pertama kali akan diluncurkan dan dibangun adalah ruko serta residensial apartemen berlantai rendah.

"Pengembangan tiap fase 2-3 tahun. Fase berikutnya dikembangkan dalam 3 tahun dan seterusnya,” ungkapnya.

Triniti Land akan menggandeng pengembang lokal untuk membangun kawasan dengan nilai Gross Development Project (GDP) berkisar Rp 5 triliun. Proyek strategis lainnya juga akan dibangun di Medan, Surabaya dan Yogyakarta.

Saat ini, pembangunan proyek properti Triniti Land masih di wilayah Serpong, Tangerang. Proyek apartemen Brooklyn Apartment dan Yukata Suites telah terjual 90 persen. Proyek apartemen The Smith telah terjual di atas 80 persen. Sementara Collins Boulevard telah terjual 70 persen.

"Karakter dan profil pembeli tiga tahun terakhir sudah berbeda. Tiga tahun lalu, satu pembeli bisa membeli dua-tiga unit apartemen. Saat ini investor atau pembeli cenderung dari pembeli dengan umur dari 24 tahun hingga 37 tahun atau umumnya disebut middle investor," ujarnya.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id